Libur Lebaran, Kepsek di Banda Aceh Diminta Pastikan Keamanan Sekolah
Kepala Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh mengimbau seluruh kepala sekolah untuk memastikan keamanan fasilitas sekolah selama libur Lebaran Idul Fitri 1446 H guna mencegah kebakaran dan gangguan keamanan lainnya.

Banda Aceh, 20 Maret 2025 (ANTARA) - Menjelang libur Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, mengeluarkan imbauan penting kepada seluruh kepala sekolah. Imbauan tersebut menekankan pentingnya memastikan keamanan dan keselamatan fasilitas sekolah selama masa liburan. Libur sekolah yang dimulai pada 21 Maret hingga 8 April 2025, menurut Sulaiman, membutuhkan kewaspadaan ekstra untuk mencegah potensi risiko, seperti kebakaran atau gangguan keamanan lainnya. Hal ini disampaikan langsung oleh Sulaiman Bakri di Banda Aceh pada Kamis lalu.
Sulaiman Bakri menjelaskan bahwa imbauan ini dikeluarkan sebagai langkah antisipatif untuk menjaga aset sekolah tetap aman dan terlindungi selama periode tanpa kegiatan belajar mengajar. "Kami imbau selama libur ini, dipastikan sekolah dalam keadaan aman baik dari segi bencana kebakaran maupun masalah keamanan lainnya," tegas Sulaiman Bakri.
Lebih lanjut, Sulaiman juga menjelaskan durasi libur sekolah sesuai revisi surat edaran terbaru Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2025. Libur sekolah akan berlangsung selama 19 hari atau setara dengan 12 hari kerja. Durasi liburan yang cukup panjang ini, menurutnya, membutuhkan perhatian khusus dari pihak sekolah untuk memastikan keamanan sekolah tetap terjaga.
Keselamatan Sekolah Selama Libur Lebaran
Imbauan Kepala Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh ini menekankan pentingnya langkah-langkah proaktif untuk mencegah insiden yang tidak diinginkan selama masa liburan. Kepala sekolah diminta untuk melakukan pengecekan menyeluruh terhadap seluruh fasilitas sekolah, memastikan semua dalam kondisi aman dan terbebas dari potensi bahaya kebakaran. Hal ini termasuk memeriksa instalasi listrik, memastikan tidak ada peralatan yang masih menyala, dan membersihkan area sekolah dari bahan-bahan yang mudah terbakar.
Selain aspek keamanan dari potensi kebakaran, kepala sekolah juga diminta untuk memperhatikan aspek keamanan lainnya. Ini mencakup pencegahan pencurian atau perusakan fasilitas sekolah. Penting untuk memastikan pintu dan jendela sekolah terkunci dengan aman, dan jika memungkinkan, mempertimbangkan sistem keamanan tambahan seperti penjaga keamanan atau CCTV.
Sulaiman Bakri juga mengingatkan pentingnya koordinasi dengan pihak keamanan setempat, seperti kepolisian atau petugas keamanan lingkungan, untuk memastikan keamanan sekolah selama masa liburan. Kerjasama ini dapat membantu mencegah potensi gangguan keamanan dan memberikan respon cepat jika terjadi insiden.
Tugas yang Belum Selesai Sebelum Libur
Selain fokus pada keamanan sekolah, Sulaiman Bakri juga memberikan imbauan tambahan kepada kepala sekolah dan para guru. Ia meminta agar seluruh tugas dan pekerjaan yang belum selesai diselesaikan sebelum masa liburan dimulai. Hal ini bertujuan untuk memastikan kelancaran operasional sekolah setelah masa liburan berakhir.
"Diimbau kepada kepala sekolah dan guru kalau mau mudik selesaikan dulu semua tugasnya," pesan Sulaiman Bakri. Imbauan ini diharapkan dapat mencegah penumpukan pekerjaan dan memastikan semua persiapan administrasi dan operasional sekolah telah rampung sebelum para guru dan staf menikmati masa liburan.
Dengan menyelesaikan semua tugas sebelum mudik, diharapkan para guru dan staf dapat menikmati liburan dengan lebih tenang dan fokus pada istirahat dan berkumpul bersama keluarga. Hal ini juga akan memastikan kelancaran kegiatan belajar mengajar setelah masa liburan berakhir.
Langkah-langkah yang telah diimbau oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman selama masa liburan Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah. Keamanan dan keselamatan fasilitas sekolah merupakan prioritas utama untuk memastikan kelancaran proses belajar mengajar setelah liburan berakhir.