Mapala Lomaya UNG Adakan Pelatihan Jurnalistik: Sulap Cerita Menjadi Fakta
Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Lomaya UNG sukses menggelar pelatihan jurnalistik di Bone Bolango, Gorontalo, untuk meningkatkan kemampuan menulis dan fotografi jurnalistik mahasiswa.

Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Lomaya, Fakultas Sastra dan Budaya (FSB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG), baru-baru ini mengadakan pelatihan jurnalistik di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Pelatihan bertema "Menyulap Cerita Menjadi Fakta: Teknik Menulis dan Fotografi Jurnalistik" ini berlangsung pada tanggal 28 Februari 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan jurnalistik, sekaligus memperluas wawasan mereka di luar kegiatan alam bebas yang selama ini menjadi fokus Mapala.
Ketua Panitia Pelatihan Jurnalistik, Mohammad Yusuf H. Ibrahim, menjelaskan bahwa pelatihan ini diinisiasi untuk memotivasi mahasiswa dalam menghasilkan karya tulis berkualitas. Ia menekankan bahwa Mapala Lomaya tidak hanya berkutat pada kegiatan eksplorasi alam, tetapi juga memiliki minat yang besar dalam jurnalistik, khususnya dalam hal penelitian dan penelusuran fakta. "Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam meliput peristiwa dan menyajikan informasi secara akurat," ujar Yusuf.
Selain menulis, pelatihan juga mencakup teknik fotografi jurnalistik. Yusuf menambahkan, "Bukan hanya itu, kami dari Mapala Lomaya tertarik dengan teknik fotografi karena alam harus tetap abadi di dalam gambar." Hal ini menunjukkan komitmen Mapala Lomaya untuk mendokumentasikan keindahan alam Gorontalo melalui lensa kamera dan menyampaikannya kepada khalayak luas melalui tulisan yang informatif.
Mengenal Lebih Dekat Pelatihan Jurnalistik Mapala Lomaya
Pelatihan ini menghadirkan jurnalis berpengalaman dari LKBN Antara Biro Gorontalo sebagai narasumber. Para peserta mendapatkan pelatihan intensif mengenai teknik penulisan berita, pengumpulan data, verifikasi fakta, dan etika jurnalistik. Selain itu, mereka juga dilatih dalam teknik fotografi jurnalistik, mulai dari pengambilan gambar hingga pengolahan pasca-produksi.
Wakil Dekan III Fakultas Sastra dan Budaya UNG, Herson Kadir, memberikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan pelatihan ini. Ia menilai kegiatan tersebut sangat penting untuk memberikan bekal tambahan bagi mahasiswa, khususnya yang tertarik dengan bidang jurnalistik. "Kegiatan-kegiatan seperti ini yang dilaksanakan oleh organisasi mahasiswa Mapala Lomaya di FSB ini menjadi hal yang penting bagi mahasiswa karena setelah lulus nanti mereka khususnya di bidang jurnalistik," katanya.
Herson berharap, pelatihan ini dapat mendorong mahasiswa untuk lebih aktif dalam menyebarkan informasi dan menjadi bagian dari proses penyampaian informasi yang akurat dan bertanggung jawab kepada masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam membangun opini publik yang sehat dan berimbang.
Manfaat Pelatihan bagi Mahasiswa
- Meningkatkan kemampuan menulis berita dan artikel jurnalistik.
- Mempelajari teknik fotografi jurnalistik.
- Memahami pentingnya verifikasi fakta dan etika jurnalistik.
- Mendapatkan pengalaman praktis dalam meliput peristiwa.
- Memperluas jaringan dan kolaborasi dengan profesional di bidang jurnalistik.
Dengan bekal keterampilan yang didapat, diharapkan para mahasiswa dapat berkontribusi dalam dunia jurnalistik dan menghasilkan karya-karya yang berkualitas serta bermanfaat bagi masyarakat. Pelatihan ini menjadi bukti nyata komitmen Mapala Lomaya UNG dalam mengembangkan potensi mahasiswa di berbagai bidang, tidak hanya terbatas pada kegiatan kepecintaalaman.
Ke depannya, diharapkan akan lebih banyak pelatihan serupa yang diselenggarakan, sehingga semakin banyak mahasiswa yang memiliki kemampuan dalam bidang jurnalistik. Hal ini penting untuk mendukung perkembangan media dan informasi yang sehat dan bertanggung jawab di Indonesia.