Mudik Gratis Pemprov DKI: 5.459 Pemudik Siap Berangkat dari Monas
Ribuan warga Jakarta antusias mengikuti program mudik gratis Pemprov DKI Jakarta gelombang kedua, dengan total 5.459 tempat duduk yang disediakan menuju berbagai kota di Jawa dan Sumatera.

Pagi ini, suasana Monas di Jakarta Pusat dipenuhi antusiasme ribuan warga yang bersiap mengikuti program mudik gratis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sebanyak 5.459 pemudik telah terdaftar dan siap pulang kampung halaman untuk merayakan Lebaran. Keberangkatan gelombang kedua ini dimulai pada 27 Maret 2025, dengan tujuan berbagai kota di Jawa dan Sumatera, menandai dimulainya perjalanan mudik yang dinantikan.
Para peserta, yang telah tiba sejak pukul 07.00 WIB, tampak tertib mengantre untuk pemeriksaan kesehatan dan penempatan barang bawaan di dalam bus. Suasana penuh haru dan keceriaan terlihat di wajah-wajah mereka yang sebagian besar telah dua tahun menunda mudik karena pandemi. "Alhamdulillah senang sekali bisa kebagian mudik gratis. Tadinya sempat pesimis tapi ya alhamdulillah masih rezeki bisa mudik setelah dua tahun tidak mudik," ungkap Adi (44), salah satu peserta yang akan mudik ke Semarang bersama keluarga.
Tidak hanya Adi, Mirah (39) juga mengungkapkan rasa syukurnya. "Iya jadi kita bisa mudik tenang ya, sehat semua. Ya harapannya bisa sampai dengan selamat, sehat. Kumpul lebaran sama keluarga," ujarnya. Kehadiran fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis turut menambah rasa aman dan nyaman bagi para peserta sebelum memulai perjalanan panjang menuju kampung halaman.
Mudik Gratis: Rincian Tempat Duduk dan Tujuan
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyediakan total 5.459 tempat duduk untuk mudik gratis gelombang kedua ini. Jumlah tersebut merupakan gabungan dari sisa kuota gelombang pertama (4.298 tempat duduk) dan tambahan kuota gelombang kedua (1.161 tempat duduk). Rinciannya, 3.614 tempat duduk untuk perjalanan mudik dan 1.845 tempat duduk untuk perjalanan balik.
Tujuan mudik gratis ini tersebar di berbagai kota/kabupaten di Jawa dan Sumatera. Beberapa di antaranya adalah Palembang (Sumatera Selatan) dengan 282 tempat duduk untuk mudik dan 112 untuk balik; Bandar Lampung (124 mudik, 134 balik); serta berbagai kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur seperti Semarang, Yogyakarta, dan Malang.
Dishub DKI Jakarta telah menyiapkan 548 unit bus untuk melayani para pemudik. Bus-bus tersebut akan diberangkatkan dari Monumen Nasional (Monas) pada 27 Maret 2025 dan kembali dari terminal kota pada 6 April 2025. "Kami harapkan peserta mudik gratis cukup dari tanggal 27 Maret sampai 6 April di kampung halaman kemudian kembali. Kami berharap pemudik kembali dengan selamat dan on fire (semangat) lagi melaksanakan tugas dan kegiatan di Jakarta," kata Syafrin, pejabat dari Dishub DKI Jakarta.
Keselamatan dan Kenyamanan Pemudik Menjadi Prioritas
Program mudik gratis ini tidak hanya memberikan kemudahan akses transportasi bagi warga Jakarta yang merantau, tetapi juga memprioritaskan keselamatan dan kenyamanan para pemudik. Pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan sebelum keberangkatan merupakan salah satu bentuk komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk memastikan para pemudik dalam kondisi sehat dan siap untuk perjalanan.
Dengan adanya program ini, diharapkan para pemudik dapat merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman dengan tenang dan aman. Program mudik gratis ini juga menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap warga Jakarta yang ingin pulang kampung.
Selain itu, ketersediaan tempat duduk yang cukup dan tersedianya bus yang memadai menunjukkan kesiapan Pemprov DKI Jakarta dalam menyelenggarakan program mudik gratis ini dengan baik dan lancar. Semoga program ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Program mudik gratis ini juga diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas selama musim mudik Lebaran, karena para pemudik dapat menggunakan transportasi yang aman dan nyaman.