Mudik Ramah Perempuan dan Anak: Pemerintah Pastikan Fasilitas Aman dan Nyaman
Pemerintah berkomitmen wujudkan Mudik Ramah Perempuan dan Anak (MRPA) dengan menyediakan fasilitas aman dan nyaman di rest area serta jalur mudik, guna melindungi perempuan, anak, lansia, dan difabel.

Jakarta, 27 Maret 2024 - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA), Arifah Fauzi, menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan mudik Lebaran tahun ini ramah bagi perempuan dan anak. Peninjauan langsung ke Rest Area KM 57A Tol Jakarta-Cikampek dan Pelabuhan Merak dilakukan untuk mengecek kesiapan sarana dan prasarana yang mendukung Mudik Ramah Perempuan dan Anak (MRPA). Pemerintah berupaya menyediakan fasilitas aman dan nyaman, serta memenuhi kebutuhan spesifik perempuan, anak, lansia, dan penyandang disabilitas.
Dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, MenPPPA Arifah Fauzi menyampaikan, "Mudik tahun ini jauh lebih ramah bagi perempuan dan anak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Saya melihat adanya ruang laktasi di rest area, meskipun sejauh ini belum ada ibu menyusui yang singgah di sana, mungkin karena lebih nyaman menyusui di dalam kendaraan. Selain itu, ruang istirahat anak sudah cukup baik, sehingga mereka dan ibu-ibu bisa beristirahat dengan nyaman sebelum melanjutkan perjalanan."
Peninjauan ini merupakan bagian penting dari upaya pemerintah untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran Idul Fitri 1446 H, yang tahun ini bertepatan dengan Hari Raya Nyepi. Hal ini semakin menggarisbawahi pentingnya menciptakan lingkungan mudik yang aman dan nyaman bagi semua kelompok masyarakat, termasuk kelompok rentan.
Fasilitas MRPA dan Imbauan Kepada Pemudik
Pemerintah telah menyediakan berbagai fasilitas pendukung MRPA di sejumlah titik strategis jalur mudik. Ruang laktasi dan ruang istirahat anak menjadi fokus utama untuk memberikan kenyamanan bagi para pemudik perempuan dan anak-anak. Selain itu, upaya untuk memastikan keamanan dan kenyamanan perjalanan juga menjadi prioritas utama.
MenPPPA Arifah Fauzi juga memberikan imbauan kepada para pemudik untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap anak-anak guna mencegah kejahatan dan penculikan. Para pemudik juga diimbau untuk membawa kebutuhan khusus anak dan memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, terutama bagi yang menggunakan kendaraan pribadi.
Lebih lanjut, MenPPPA mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas resmi yang disediakan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. "Jika terjadi kekerasan atau insiden lainnya selama mudik, masyarakat dapat segera melapor ke layanan SAPA 129 atau posko pengaduan mudik terdekat," tegas Arifah Fauzi.
Langkah ini menunjukkan komitmen nyata pemerintah dalam memberikan perlindungan dan kenyamanan bagi seluruh pemudik, terutama perempuan dan anak-anak.
Dukungan Antar Kementerian dan Lembaga
Peninjauan kesiapan sarana dan prasarana mudik tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting. Hadir dalam peninjauan tersebut Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno; Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo; Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto; Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin; serta Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi dan kolaborasi antar kementerian dan lembaga dalam mendukung kelancaran dan keamanan mudik Lebaran.
Kerja sama antar lembaga ini diharapkan dapat memastikan terwujudnya mudik yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Indonesia. Dengan adanya dukungan penuh dari berbagai pihak, diharapkan upaya mewujudkan MRPA dapat berjalan efektif dan memberikan dampak positif bagi para pemudik.
Komitmen pemerintah ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik perempuan dan anak selama perjalanan mudik Lebaran. Langkah-langkah konkret yang telah dan akan dilakukan pemerintah menunjukkan keseriusan dalam melindungi kelompok rentan selama masa mudik.
Kesimpulan
Upaya pemerintah dalam mewujudkan Mudik Ramah Perempuan dan Anak (MRPA) menunjukkan komitmen yang kuat untuk melindungi dan memberikan kenyamanan bagi seluruh pemudik, khususnya perempuan, anak, lansia, dan penyandang disabilitas. Dengan adanya fasilitas yang memadai dan imbauan kepada masyarakat, diharapkan mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar dan aman.