Terminal Pulo Gebang Ramah Anak, Menteri PPPA Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2025
Menteri PPPA, Arifah Fauzi, meninjau Terminal Pulo Gebang dan memastikan kesiapan fasilitas ramah anak untuk mudik Lebaran 2025, termasuk toilet perempuan, ruang laktasi, dan ruang bermain anak.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, melakukan peninjauan langsung ke Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, pada Sabtu lalu. Tujuannya untuk memastikan kesiapan terminal tersebut dalam memberikan layanan ramah ibu dan anak menjelang musim mudik Lebaran 2025. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para pemudik, khususnya ibu dan anak-anak, selama perjalanan mudik.
Dari hasil peninjauan, Menteri Arifah menyatakan bahwa Terminal Pulo Gebang telah memenuhi standar ramah ibu dan anak. "Setelah dilakukan pengecekan, Terminal Pulo Gebang termasuk terminal yang ramah ibu dan anak, salah satunya dilihat dari toiletnya yang lebih banyak toilet perempuan," ujar Menteri Arifah saat ditemui di lokasi. Hal ini menunjukkan komitmen pengelola terminal untuk memberikan fasilitas yang memadai bagi para pemudik perempuan.
Selain jumlah toilet perempuan yang lebih banyak, Menteri Arifah juga mengapresiasi keberadaan fasilitas pendukung lainnya. Fasilitas tersebut dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi ibu dan anak selama berada di terminal. Keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat mengurangi beban para orang tua yang membawa anak kecil saat mudik.
Fasilitas Ramah Anak di Terminal Pulo Gebang
Beberapa fasilitas ramah anak yang tersedia di Terminal Pulo Gebang antara lain ruang laktasi untuk ibu menyusui. Ruang ini menyediakan tempat yang nyaman dan bersih bagi ibu untuk menyusui bayinya tanpa perlu khawatir akan privasi. Adanya ruang laktasi ini menunjukkan perhatian khusus terhadap kebutuhan ibu dan bayi.
Selain ruang laktasi, terdapat juga ruang bermain anak. Ruang bermain ini dirancang untuk memberikan hiburan dan mengurangi rasa jenuh anak-anak selama menunggu kedatangan bus. Dengan adanya ruang bermain, anak-anak dapat bermain dengan aman dan nyaman, sehingga orang tua dapat lebih tenang.
Tidak hanya itu, Terminal Pulo Gebang juga menyediakan ruang Sapa 129. Ruang ini berfungsi sebagai tempat pelaporan jika terjadi kekerasan terhadap ibu dan anak di lingkungan terminal. "Maka Bapak dan Ibu silahkan laporkan ke ruang Sapa 129," imbau Menteri Arifah. Keberadaan ruang ini menunjukkan komitmen untuk melindungi keselamatan dan keamanan ibu dan anak.
Apresiasi dan Harapan Menteri PPPA
Menteri Arifah memberikan apresiasi yang tinggi terhadap fasilitas yang telah disediakan di Terminal Pulo Gebang. Beliau menilai fasilitas untuk ibu dan anak di terminal tersebut cukup lengkap dan memadai. "Mudah-mudahan fasilitas tersebut bisa terus dipertahankan bahkan disempurnakan," harapnya.
Lebih lanjut, Menteri Arifah berharap agar para pemudik, terutama yang membawa anak-anak, dapat sampai ke tujuan dengan selamat dan kembali ke Jakarta tanpa kendala. Hal ini menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama mudik Lebaran.
Dalam kunjungannya, Menteri Arifah didampingi oleh Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo, Kepala Terminal Pulo Gebang Emanuel Kristanto, dan Psikolog Anak Seto Mulyadi (Kak Seto). Mereka bersama-sama meninjau seluruh fasilitas yang ada di terminal dan memastikan kesiapannya untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2025.
Selama kunjungan, Menteri Arifah juga menyempatkan diri untuk menyapa para penumpang, terutama yang membawa anak kecil, dan memberikan bingkisan kepada para pemudik. Hal ini menunjukkan keakraban dan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat.
Secara keseluruhan, peninjauan Menteri PPPA ke Terminal Pulo Gebang menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para pemudik, khususnya ibu dan anak, selama musim mudik Lebaran 2025. Dengan fasilitas yang lengkap dan memadai, diharapkan arus mudik dapat berjalan lancar dan aman.