Operasi Ketupat Seulawah 2025: Polda Aceh Jamin Keamanan Lebaran
Polda Aceh menggelar Operasi Ketupat Seulawah 2025 untuk mengamankan perayaan Idul Fitri 1446 H, dengan fokus pada keamanan, kelancaran lalu lintas, dan antisipasi bencana.

Polda Aceh resmi memulai Operasi Ketupat Seulawah 2025 pada tanggal 26 Maret 2025. Operasi ini bertujuan untuk mengamankan perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah yang jatuh pada bulan April 2025. Operasi yang dipimpin oleh Kombes Pol M Iqbal Alqudusy ini melibatkan ribuan personel gabungan dari berbagai instansi, termasuk TNI dan unsur pemerintah daerah. Sasaran utama operasi ini adalah memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran di seluruh wilayah Aceh.
Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Ketupat Seulawah 2025, AKBP M Nuzir, menjelaskan bahwa operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, hingga 8 April 2025. "Fokus utama operasi adalah memberi jaminan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan dan merayakan Idul Fitri," ujar AKBP M Nuzir dalam keterangan persnya di Banda Aceh. Pihaknya berkomitmen untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama periode tersebut.
Selain mengamankan perayaan Idul Fitri, Operasi Ketupat Seulawah 2025 juga difokuskan pada pencegahan kejahatan, pengaturan lalu lintas, dan antisipasi bencana alam. Hal ini mengingat potensi peningkatan aktivitas masyarakat selama periode liburan panjang, serta kerawanan bencana yang mungkin terjadi di wilayah Aceh.
Pengamanan Lebaran di Aceh: Operasi Ketupat Seulawah 2025
Operasi Ketupat Seulawah 2025 melibatkan kekuatan besar yang terdiri dari 3.163 personel gabungan. Sebanyak 150 personel berasal dari Polda Aceh, 1.483 personel dari Polres jajaran di 23 kabupaten/kota di Aceh, 257 prajurit TNI, dan 1.272 personel dari instansi terkait lainnya. Jumlah personel yang besar ini menunjukkan keseriusan Polda Aceh dalam mengamankan perayaan Idul Fitri.
Dengan kekuatan personel yang signifikan ini, Polda Aceh menargetkan terciptanya kondisi yang aman dan kondusif selama periode mudik dan balik Lebaran. Hal ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Aceh yang merayakan Idul Fitri di kampung halaman atau yang sedang melakukan perjalanan.
"Operasi ini juga untuk memastikan arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1446 Hijriah berjalan lancar, serta mencegah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di jalan raya serta meningkatkan keamanan dalam mengantisipasi kriminalitas," tambah AKBP M Nuzir. Polda Aceh berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama operasi berlangsung.
Fokus Pengamanan Operasi Ketupat Seulawah 2025
Selain keamanan dan kelancaran lalu lintas, Operasi Ketupat Seulawah 2025 juga fokus pada beberapa hal penting lainnya. Salah satunya adalah antisipasi bencana alam, mengingat Aceh rawan terhadap berbagai bencana seperti gempa bumi dan banjir. Tim gabungan akan siaga untuk menangani potensi bencana yang mungkin terjadi.
Lokasi-lokasi keramaian juga menjadi perhatian khusus, seperti pusat perbelanjaan, tempat wisata, dan tempat ibadah. Pengamanan di lokasi-lokasi tersebut akan diperketat untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban. Polda Aceh berharap dengan pengamanan yang maksimal, masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman.
"Operasi ini juga untuk memastikan keamanan dan kelancaran mudik masyarakat, sehingga bisa dengan aman dan nyaman merayakan Idul Fitri di kampung halaman. Kepolisian bertekad memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegas AKBP M Nuzir. Polda Aceh berharap operasi ini dapat berjalan lancar dan berhasil mengamankan perayaan Idul Fitri di Aceh.
Dengan melibatkan berbagai pihak, Operasi Ketupat Seulawah 2025 diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Aceh selama perayaan Idul Fitri. Kerja sama dan koordinasi yang baik antara berbagai instansi menjadi kunci keberhasilan operasi ini.