Pelni Siapkan 8 Kapal untuk Mudik Lebaran di Jayapura, Antisipasi Lonjakan Pembeli Tiket
PT Pelni Jayapura menyiapkan 8 armada kapal untuk melayani penumpang mudik Lebaran 2025 di Jayapura, Papua, dengan prediksi lonjakan penjualan tiket setelah pembayaran THR.

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) cabang Jayapura memastikan kesiapan delapan armada kapal penumpang untuk melayani arus mudik Lebaran 1446 Hijriah/2025 Masehi di Papua. Kesiapan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode mudik yang dimulai dari 16 Maret hingga 16 April 2025. Kepala Pelni Cabang Jayapura, Nurul Azhar, menyatakan bahwa seluruh armada telah dinyatakan laik jalan dan siap beroperasi.
Menurut Nurul Azhar, persiapan delapan kapal ini merupakan langkah antisipatif Pelni dalam menghadapi lonjakan penumpang selama musim mudik Lebaran. "Kami pastikan delapan armada kapal itu semua layak jalan sehingga tidak ada yang dok atau perawatan," tegasnya. Hal ini menunjukkan komitmen Pelni untuk memberikan pelayanan terbaik dan memastikan keamanan dan kenyamanan para pemudik.
Meskipun saat ini penjualan tiket masih tergolong landai, Pelni memprediksi akan terjadi lonjakan signifikan setelah para pekerja menerima Tunjangan Hari Raya (THR). Pihak Pelni mengimbau masyarakat untuk membeli tiket melalui saluran resmi, baik melalui situs web Pelni maupun agen perjalanan resmi yang telah ditunjuk.
Antisipasi Lonjakan Penumpang Mudik Lebaran di Jayapura
Nurul Azhar menjelaskan bahwa meskipun penjualan tiket masih tergolong normal, Pelni tetap mengimbau masyarakat untuk memesan tiket jauh hari sebelum keberangkatan. Hal ini bertujuan untuk menghindari kehabisan tiket dan memastikan ketersediaan tempat duduk bagi para pemudik. "Kami prediksi mungkin terjadi lonjakan saat pembayaran THR (tunjangan hari raya) biasanya baru terlihat," ujarnya.
Kemudahan akses pembelian tiket juga menjadi fokus Pelni. Calon penumpang kini dapat memesan tiket melalui aplikasi mobile Pelni atau agen perjalanan. Langkah ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam memperoleh tiket dan merencanakan perjalanan mudik dengan lebih baik. "Saat ini calon penumpang sudah bisa pesan tiket lewat aplikasi, atau agen perjalanan sehingga harus mendatangi kantor Pelni hal ini diharapkan mempermudah masyarakat mendapatkan tiket dengan jadwal yang pasti," jelasnya.
Selain kemudahan akses tiket, Pelni juga menekankan pentingnya kepatuhan penumpang terhadap peraturan yang berlaku. Nurul Azhar meminta agar penumpang tidak membawa barang berbahaya atau barang yang dilarang sesuai dengan peraturan yang berlaku. Hal ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan keselamatan seluruh penumpang selama perjalanan.
Keamanan dan Kerjasama dengan Instansi Terkait
Untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan mudik, Pelni bekerja sama dengan instansi terkait, seperti PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan pihak keamanan. Pengawasan ketat akan dilakukan secara bersama-sama untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Kerjasama ini merupakan upaya sinergis untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik.
Dengan kesiapan delapan armada kapal dan berbagai upaya yang dilakukan, Pelni optimis dapat melayani penumpang mudik Lebaran 2025 di Jayapura dengan baik. Imbauan untuk membeli tiket melalui jalur resmi dan tidak membawa barang berbahaya juga diharapkan dapat menciptakan perjalanan mudik yang aman dan lancar.
Pelni berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanannya dan memberikan yang terbaik bagi para penumpang. Semoga perjalanan mudik Lebaran 2025 di Jayapura dapat berjalan dengan lancar dan aman.