Pemerintah Lirik Driver Ojol untuk Distribusi Makanan Bergizi Gratis
Pemerintah sedang mempertimbangkan untuk melibatkan driver ojek online dalam pendistribusian Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk meningkatkan efektivitas dan kesejahteraan para driver.

Jakarta, 24 Maret (ANTARA) - Pemerintah tengah mempertimbangkan rencana untuk melibatkan pengemudi ojek online dalam pendistribusian Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Sekretariat Presiden, Adita Irawati.
Menurut Irawati, rencana ini merupakan bagian dari upaya untuk mengoptimalkan peran para pengemudi dalam mendukung program prioritas nasional. "Mereka membantu masyarakat dalam aktivitas sehari-hari. Sudah saatnya kita membalas kebaikan mereka," ujarnya pada hari Senin.
Ia menambahkan bahwa pemerintah melihat potensi besar para pengemudi untuk mendukung program MBG. "Para pengemudi tersebut dapat diberdayakan untuk mengirimkan paket MBG kepada para penerima manfaat di lokasi-lokasi layanan tertentu," katanya.
Driver Ojol: Mitra Distribusi MBG yang Efektif
Dengan melibatkan mereka dalam program MBG, pemerintah berharap dapat membuat distribusi makanan lebih efektif, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pengemudi yang merupakan bagian penting dari sistem transportasi dan logistik nasional. Irawati juga menyoroti rekam jejak komunitas pengemudi dalam mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran.
Sebagai contoh, ribuan pengemudi ojek online dari berbagai daerah memeriahkan perayaan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober 2024. "Mereka berharap pemerintah baru dapat membawa perubahan bagi kesejahteraan mereka," kata Irawati.
Inisiatif ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk memberdayakan sektor informal dan meningkatkan taraf hidup masyarakat. Pemerintah menyadari pentingnya peran driver ojek online dalam perekonomian Indonesia, dan program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi kedua belah pihak.
Bonus Hari Raya untuk Driver Ojol
Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan perusahaan operator Gojek dan Grab untuk memberikan bonus Hari Raya (BHR) kepada para pengemudi dan kurir online mereka selama bulan Ramadhan. "Presiden mengatakan bahwa pengemudi dan kurir online layak mendapatkan bonus Hari Raya karena mereka telah memberikan kontribusi penting bagi transportasi dan logistik di Indonesia," jelas Irawati.
Langkah ini menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan para pekerja sektor informal. Pemberian bonus Hari Raya diharapkan dapat meringankan beban ekonomi para pengemudi dan kurir online, terutama menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri.
Program pemberian bonus ini juga diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan produktivitas para pengemudi dalam menjalankan tugasnya.
Program MBG: Sasar Jutaan Penerima Manfaat
Program MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Program ini diluncurkan secara resmi pada 6 Januari 2025, dengan target mencakup tiga juta penerima manfaat dalam tiga bulan pertama dan enam juta dalam tiga bulan berikutnya.
Penerima manfaat meliputi pelajar, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Program ini bertujuan untuk meningkatkan gizi masyarakat, khususnya kelompok rentan, guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang optimal.
Dengan melibatkan driver ojek online dalam pendistribusian MBG, diharapkan program ini dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat secara efisien dan efektif.
Pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan program MBG dan memastikan bahwa makanan bergizi tersebut sampai kepada mereka yang membutuhkan.
Kerja sama dengan driver ojek online ini merupakan langkah strategis untuk mencapai tujuan tersebut. Pemerintah berharap sinergi ini akan memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat Indonesia.