Pemkab Jayawijaya Bentuk Tim Operasi Tertibkan Miras dan Senjata Tajam
Pemkab Jayawijaya bentuk tim gabungan untuk operasi penertiban minuman beralkohol dan senjata tajam guna mencegah kriminalitas di Wamena, Papua Pegunungan.

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, membentuk tim operasi penertiban minuman beralkohol dan senjata tajam. Langkah ini diambil untuk mencegah peningkatan tindak kriminalitas di wilayah tersebut. Tim gabungan yang terdiri dari berbagai unsur ini mulai beraksi sebelum Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi.
Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere, menjelaskan bahwa pembentukan tim ini merupakan inisiatif bersama Bupati Atenius Murib. Operasi penertiban difokuskan pada peredaran minuman beralkohol dan senjata tajam yang sering dibawa oleh masyarakat di Wamena. Hal ini dilakukan untuk menciptakan suasana aman dan kondusif, khususnya selama perayaan hari raya.
Menurut Wabup Ronny, operasi penertiban ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Tim gabungan akan aktif melakukan patroli dan razia untuk mencegah peredaran miras dan senjata tajam ilegal. Mereka juga akan memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak mengonsumsi minuman beralkohol, membawa senjata tajam, atau menggunakan narkotika.
Tim Gabungan Siap Beraksi
Tim operasi penertiban ini terdiri dari unsur TNI-Polri, Satpol PP, pemadam kebakaran, serta tokoh masyarakat, pemuda, dan adat Kabupaten Jayawijaya. Kerja sama antar-instansi dan elemen masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas operasi penertiban.
Sebelum melakukan tindakan tegas berupa penertiban, tim akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya miras dan senjata tajam. Wabup Ronny menegaskan bahwa pemerintah daerah akan menindak tegas para penjual miras ilegal setelah sosialisasi dilakukan.
Pemkab Jayawijaya telah menerima laporan mengenai lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat penjualan minuman beralkohol secara ilegal. Tim operasi akan menindak tegas para penjual miras ilegal tersebut. Langkah-langkah tegas ini diharapkan dapat menekan angka kriminalitas dan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan damai di Wamena.
Wabup Ronny juga mengimbau masyarakat, khususnya yang berasal dari daerah pemekaran di wilayah perbatasan, untuk tidak mengonsumsi minuman beralkohol, membawa senjata tajam, atau menggunakan ganja. Ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan hukum yang berlaku untuk menjaga keamanan dan ketertiban bersama.
Sosialisasi dan Tindakan Tegas
Pemerintah Kabupaten Jayawijaya berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat. Dengan adanya tim operasi penertiban ini, diharapkan peredaran minuman beralkohol dan senjata tajam dapat ditekan, sehingga dapat mengurangi potensi terjadinya tindak kriminalitas. Sosialisasi dan tindakan tegas yang dilakukan secara terpadu diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku dan mencegah terjadinya pelanggaran serupa di masa mendatang.
Langkah-langkah yang dilakukan oleh Pemkab Jayawijaya ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan melibatkan berbagai unsur, diharapkan operasi penertiban ini dapat berjalan efektif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Wamena.
"Kami larang keras masyarakat mengkonsumsi minuman beralkohol, membawa senjata tajam serta menggunakan ganja. Terutama juga bagi masyarakat dari daerah-daerah pemekaran yang masuk ke wilayah perbatasan Jayawijaya untuk tidak melakukan hal yang dilarang," tegas Wabup Ronny.
Pembentukan tim ini juga menunjukkan komitmen Pemkab Jayawijaya dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat, khususnya selama perayaan hari besar keagamaan.
Kesimpulan
Operasi penertiban minuman beralkohol dan senjata tajam di Kabupaten Jayawijaya merupakan langkah penting untuk menciptakan keamanan dan ketertiban. Sosialisasi dan penegakan hukum yang tegas diharapkan dapat memberikan efek jera dan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan damai bagi masyarakat.