Pertumbuhan Ekonomi Kalsel Capai 5,5 Persen di 2024, IPM dan Penurunan Kemiskinan Juga Meningkat
Perekonomian Kalimantan Selatan tumbuh positif sebesar 5,5 persen di tahun 2024, ditandai pula dengan peningkatan IPM dan penurunan angka kemiskinan, serta Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang lebih rendah dari rata-rata nasional.

Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhidin, mengumumkan kabar gembira terkait pertumbuhan ekonomi daerahnya. Dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2024 yang disampaikan pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalsel di Banjarmasin, Selasa (18/3), Muhidin menyatakan perekonomian Kalsel tumbuh sebesar 5,5 persen. Pertumbuhan ini menandakan pemulihan ekonomi yang stabil pasca pandemi COVID-19, menjawab pertanyaan apa yang terjadi dan berapa besar pertumbuhannya. Keberhasilan ini diraih berkat kerja sama antara pemerintah provinsi, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat di Kalimantan Selatan, menjawab pertanyaan siapa yang berperan dan bagaimana keberhasilan tersebut dicapai. Laporan ini disampaikan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menjawab pertanyaan di mana peristiwa ini terjadi.
Pertumbuhan ekonomi 5,5 persen ini menjadi bukti nyata keberhasilan visi 'Kalsel Maju: Kalimantan Selatan Makmur, Sejahtera, dan Berkelanjutan sebagai Gerbang Ibu Kota Negara'. Angka ini menunjukkan kinerja positif pembangunan di Kalsel sepanjang tahun 2024. Pertumbuhan ini juga menjawab pertanyaan mengapa penting untuk melaporkan capaian ini dan kapan laporan tersebut disampaikan, yaitu pada Selasa, 18 Maret 2024.
Berbagai indikator lain juga menunjukkan tren positif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024 menunjukkan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Selain itu, angka kemiskinan di Kalsel juga mengalami penurunan selama lima tahun terakhir, sebuah bukti nyata keberhasilan program-program strategis pemerintah daerah. Hal ini menunjukkan keberlanjutan pembangunan yang berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat.
Capaian Pembangunan Kalsel di Tahun 2024
Salah satu pencapaian signifikan adalah penurunan angka kemiskinan. Program-program pemerintah terbukti efektif dalam mengurangi angka kemiskinan di Kalsel. Data menunjukan tren penurunan yang konsisten selama lima tahun terakhir, menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Agustus 2024 tercatat sebesar 4,20 persen, lebih rendah dari rata-rata nasional yang mencapai 4,91 persen. Ini menunjukkan bahwa Kalsel berhasil menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia. Pemerintah telah berhasil menciptakan iklim investasi yang kondusif dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
Gubernur Muhidin menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama yang erat antara pemerintah provinsi, DPRD, dan seluruh komponen masyarakat Kalsel. Kerja sama ini menjadi kunci keberhasilan dalam mendorong pemerataan pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat daya saing daerah.
Tanggapan DPRD Provinsi Kalsel
Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK, menyatakan bahwa penyampaian LKPj merupakan kewajiban konstitusional kepala daerah sebagai bentuk pertanggungjawaban atas penyelenggaraan pemerintahan daerah selama satu tahun anggaran. LKPj ini menjadi tolok ukur kinerja pemerintah daerah dalam menjalankan tugasnya.
Lebih lanjut, Supian menjelaskan bahwa empat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Kalsel akan menindaklanjuti LKPj tersebut. Pansus akan memberikan rekomendasi sebagai bahan evaluasi bagi penyelenggaraan pemerintahan ke depan. Hal ini menunjukkan komitmen DPRD dalam mengawasi dan memastikan akuntabilitas pemerintah daerah.
Dengan adanya LKPj ini, diharapkan program pembangunan yang telah berjalan dapat terus ditingkatkan. Tujuannya adalah untuk mewujudkan Kalimantan Selatan yang lebih maju dan sejahtera bagi seluruh masyarakatnya. Hal ini sejalan dengan visi Kalsel Maju yang telah dicanangkan oleh pemerintah provinsi.
Secara keseluruhan, LKPj Gubernur Kalsel tahun 2024 menunjukkan capaian positif dalam berbagai sektor. Pertumbuhan ekonomi yang signifikan, penurunan angka kemiskinan, dan IPM yang meningkat menunjukkan keberhasilan pemerintah dalam menjalankan program pembangunan. Ke depan, diharapkan kerja sama antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat dapat terus ditingkatkan untuk mewujudkan Kalsel yang lebih maju dan sejahtera.