Polres OKU Siagakan Tujuh Posko Mudik Lebaran 2025, Antisipasi Kemacetan di Pintu Tol
Polres OKU menyiapkan tujuh posko pengamanan dan pelayanan mudik Lebaran 2025 di berbagai titik rawan, termasuk pintu Tol Prabumulih-Indralaya, untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik.

Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu (Polres OKU), Sumatera Selatan, memastikan kesiapan menghadapi arus mudik Lebaran 2025 dengan menyiagakan tujuh posko pelayanan dan pengamanan. Posko-posko tersebut tersebar di berbagai lokasi strategis, mulai dari perbatasan kabupaten hingga pusat keramaian di Kabupaten OKU. Langkah ini diambil untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya para pemudik yang akan merayakan Idul Fitri 1446 H.
Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, menjelaskan bahwa penempatan posko-posko tersebut didasarkan pada pertimbangan keamanan dan potensi kepadatan lalu lintas. Tujuh posko tersebut akan beroperasi selama periode mudik, yaitu mulai tanggal 23 Maret hingga 8 April 2025. Lokasi-lokasi posko tersebut meliputi wilayah perbatasan Kabupaten OKU dengan kabupaten tetangga, serta pusat-pusat keramaian di Kabupaten OKU.
Sebanyak 119 personel gabungan dari Polres OKU dan instansi terkait akan bertugas di posko-posko tersebut. Personel gabungan ini akan bekerja sama untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik. Selain itu, Polres OKU juga telah mempersiapkan strategi untuk mengantisipasi potensi kemacetan, khususnya di titik-titik yang dianggap rawan.
Posko Tersebar di Wilayah Perbatasan dan Pusat Keramaian
Titik-titik lokasi posko tersebut antara lain Simpang Batumarta (perbatasan OKU Timur), Desa Tanjung Pura (perbatasan Muara Enim), dan Desa Gunung Meraksa (perbatasan Kota Prabumulih). Di pusat Kota Baturaja, posko didirikan di City Mall Baturaja, Pasar Atas Baturaja, Batukuning, dan objek wisata Goa Putri. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada pertimbangan kepadatan lalu lintas dan jumlah pemudik yang diperkirakan akan melewati daerah tersebut.
Kapolres OKU juga mengungkapkan bahwa personel akan ditambah di Simpang Sukajadi, Kecamatan Baturaja Timur, yang berpotensi mengalami kemacetan. Tim pengurai kemacetan juga disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan yang keluar masuk dari pintu Tol Prabumulih-Indralaya.
"Ada sebanyak 119 personel gabungan yang kami siagakan selama arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 2025," kata AKBP Endro Aribowo. Hal ini menunjukkan keseriusan Polres OKU dalam menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini.
Antisipasi Kemacetan di Pintu Tol
Antisipasi kemacetan menjadi fokus utama dalam pengamanan mudik Lebaran 2025 di Kabupaten OKU. Dengan adanya pintu tol Prabumulih-Indralaya, potensi kepadatan lalu lintas di wilayah tersebut semakin tinggi. Oleh karena itu, Polres OKU telah menyiapkan tim khusus untuk mengurai kemacetan di titik tersebut.
Selain penambahan personel di titik rawan macet, Polres OKU juga berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya untuk memastikan kelancaran arus mudik. Koordinasi ini meliputi pengaturan lalu lintas, penyediaan fasilitas kesehatan, dan penanggulangan potensi bencana.
"Pengamanan yang berlangsung pada 23 Maret hingga 8 April 2025 ini untuk menciptakan rasa aman, nyaman, dan kelancaran bagi seluruh masyarakat yang merayakan Idul Fitri 1446 Hijriah," tegas Kapolres OKU.
Dengan langkah-langkah yang telah disiapkan, diharapkan arus mudik Lebaran 2025 di Kabupaten OKU dapat berjalan dengan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pemudik.
Posko-posko pengamanan dan pelayanan Lebaran 2025 di Kabupaten OKU:
- Simpang Batumarta
- Desa Tanjung Pura
- Desa Gunung Meraksa
- City Mall Baturaja
- Pasar Atas Baturaja
- Batukuning
- Objek Wisata Goa Putri