Polres Kulon Progo Siap Amankan Mudik Lebaran 2025: Dua Pos Pengamanan Diterjunkan
Polres Kulon Progo dirikan dua pos pengamanan dan satu pos pelayanan selama Operasi Ketupat 2025 untuk mengamankan arus mudik Lebaran dan memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemudik.

Kepolisian Resor (Polres) Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), telah mendirikan pos pengamanan dan pelayanan untuk Operasi Ketupat 2025. Operasi ini bertujuan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada para pemudik yang akan merayakan Idul Fitri 1446 Hijriah. Wakapolres Kulon Progo, Kompol Martinus Griavinto Sakti, menjelaskan bahwa terdapat tiga pos yang disiapkan, yaitu dua pos pengamanan dan satu pos pelayanan.
Dua pos pengamanan tersebut berlokasi di Terminal Wates dan depan Pasar Sentolo Baru, sedangkan pos pelayanan berada di Temon. Ketiga pos ini terletak di jalur Jalan Nasional Yogyakarta-Kulon Progo. "Pos pelayanan dan pengamanan ini berada di jalur Jalan Nasional Yogyakarta - Kulon Progo. Pos ini memberikan pelayanan kepada pemudik dan masyarakat supaya aman dan nyaman dalam merayakan Idul Fitri," jelas Kompol Martinus.
Operasi Ketupat 2025 sendiri akan berlangsung selama 17 hari, mulai tanggal 23 Maret hingga 8 April 2025. Fokus utama operasi ini adalah untuk memastikan kelancaran lalu lintas, mencegah kecelakaan, dan menjaga vitalitas keamanan selama periode arus mudik dan balik. Selain itu, pihak kepolisian juga akan mengamankan berbagai kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan malam takbir dan Salat Idul Fitri.
Pengamanan Arus Mudik dan Kegiatan Masyarakat
Polres Kulon Progo berkomitmen untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik yang melewati wilayah Kulon Progo. "Pada Operasi Ketupat 2025 juga mengamankan kegiatan masyarakat mulai dari kegiatan malam takbir dan Salat Ied 2025, baik di masjid-masjid atau tempat yang dijadikan tempat salat Ied," tambah Kompol Martinus. Hal ini menunjukkan kesiapan Polres Kulon Progo dalam menghadapi potensi kerumunan dan menjaga ketertiban selama perayaan Idul Fitri.
Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, juga turut memberikan dukungan penuh terhadap Operasi Ketupat 2025. Ia berharap agar personel dan kelengkapan yang disiapkan dapat mewujudkan kesiapan dalam menyambut dan mengamankan para pemudik. Pemkab Kulon Progo dan Polres Kulon Progo telah melakukan harmonisasi dan sinkronisasi kegiatan untuk memastikan kelancaran operasi.
"Semua sudah terkoordinasi jauh-jauh hari, dan kita cek lagi," ujar Bupati Agung. Kerjasama yang solid antara pemerintah daerah dan kepolisian menjadi kunci keberhasilan dalam mengamankan arus mudik dan menciptakan suasana kondusif selama perayaan Idul Fitri.
Imbauan kepada Pemudik
Bupati Agung Setyawan juga menyampaikan imbauan kepada para pemudik yang melewati Kulon Progo. Beliau menekankan pentingnya menjaga keselamatan, kesehatan, dan kewaspadaan selama perjalanan. "Kalau lelah dan mengantuk, sebaiknya istirahat dan jangan memaksakan diri melanjutkan perjalanan. Utamakan keselamatan," pesan Bupati Agung.
Imbauan ini sangat penting mengingat potensi kelelahan dan mengantuk selama perjalanan mudik yang cukup panjang. Para pemudik dihimbau untuk memanfaatkan pos pelayanan dan pengamanan yang telah disediakan oleh pihak kepolisian untuk beristirahat dan mendapatkan bantuan jika diperlukan. Dengan demikian, diharapkan perjalanan mudik dapat berlangsung aman dan lancar.
Secara keseluruhan, kesiapan Polres Kulon Progo dalam menghadapi Operasi Ketupat 2025 menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode arus mudik Lebaran. Dengan adanya pos pengamanan dan pelayanan, serta kerjasama yang baik antara pihak kepolisian dan pemerintah daerah, diharapkan perayaan Idul Fitri di Kulon Progo dapat berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman.