Puncak Arus Balik Lebaran di Daop 4 Semarang Diprediksi 6 April, KAI Siapkan Teknologi Face Recognition
PT KAI memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 di Daop 4 Semarang akan terjadi pada 6 April mendatang dengan jumlah penumpang mencapai lebih dari 30 ribu orang, dan telah menyiapkan teknologi Face Recognition untuk memperlancar proses boarding.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 akan terjadi pada tanggal 6 April mendatang. Prediksi ini berdasarkan data jumlah penumpang yang terus meningkat sejak H+1 Lebaran. Puncak arus balik diperkirakan akan melibatkan lebih dari 30 ribu penumpang yang akan diberangkatkan dari berbagai stasiun di wilayah Daop 4 Semarang, Jawa Tengah.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan memperlancar proses boarding, PT KAI Daop 4 Semarang telah menyiapkan berbagai strategi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengoptimalkan penggunaan teknologi Face Recognition atau pemindai wajah di sejumlah stasiun.
Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa teknologi ini akan mempercepat dan mempermudah proses masuk ke kereta. Penumpang tidak perlu lagi menunjukkan dokumen fisik seperti tiket cetak, cukup dengan pemindaian wajah. Hal ini diharapkan dapat mengurangi waktu antrean dan meningkatkan efisiensi layanan bagi para penumpang.
Teknologi Face Recognition Mempercepat Proses Boarding
Franoto Wibowo menambahkan bahwa layanan Face Recognition telah tersedia di beberapa stasiun utama di wilayah Daop 4 Semarang, antara lain Stasiun Semarang Tawang, Semarang Poncol, Tegal, dan Pekalongan. Dengan teknologi ini, penumpang dapat langsung menuju gerbang pemindai wajah dan proses verifikasi identitas akan dilakukan secara otomatis. "Lebih cepat dan praktis, tanpa perlu menunjukkan dokumen fisik," ujar Franoto.
Penerapan teknologi ini merupakan bagian dari upaya PT KAI untuk meningkatkan kualitas layanan dan memberikan kenyamanan kepada para penumpang selama masa angkutan Lebaran. PT KAI berharap dengan adanya teknologi ini, arus balik Lebaran dapat berjalan lancar dan tertib.
Selama periode angkutan Lebaran 2025, rata-rata kedatangan penumpang di Daop 4 Semarang mencapai 23.739 orang per hari, sedangkan keberangkatan rata-rata mencapai 19.243 orang per hari. Namun, jumlah keberangkatan penumpang telah menunjukkan peningkatan signifikan di H+1 Lebaran, dengan tercatat 28.897 penumpang yang diberangkatkan pada hari Rabu.
Antisipasi Lonjakan Penumpang di Puncak Arus Balik
PT KAI Daop 4 Semarang juga telah mempersiapkan berbagai langkah antisipasi lainnya untuk menghadapi lonjakan penumpang pada puncak arus balik. Selain teknologi Face Recognition, PT KAI juga akan meningkatkan jumlah petugas di stasiun, memastikan ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai, serta meningkatkan koordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga keamanan dan kelancaran arus balik.
Pihak KAI juga mengimbau kepada para penumpang untuk merencanakan perjalanan dengan baik, membeli tiket kereta api jauh-jauh hari, dan mematuhi aturan yang berlaku di stasiun. Dengan persiapan yang matang dan kerja sama yang baik antara PT KAI dan para penumpang, diharapkan arus balik Lebaran 2025 dapat berjalan lancar dan aman.
Meskipun terdapat prediksi puncak arus balik pada tanggal 6 April, PT KAI tetap siaga dan memantau perkembangan jumlah penumpang secara berkala. PT KAI berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan memastikan kenyamanan para penumpang selama perjalanan arus balik Lebaran.
Selain itu, PT KAI juga akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan untuk meningkatkan pelayanan di masa mendatang. Tujuannya adalah untuk memberikan pengalaman perjalanan kereta api yang lebih baik dan aman bagi seluruh penumpang.
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, diharapkan arus balik Lebaran 2025 di Daop 4 Semarang dapat berjalan lancar dan tanpa kendala berarti. PT KAI berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik.