Puting Beliung Klaten: 60 Rumah Rusak, Korban Jiwa Nihil, Pemkab Gerak Cepat Tangani Dampak Bencana
Puting beliung menerjang Dukuh Penggung, Desa Jambukulon, Klaten, mengakibatkan kerusakan pada 60 rumah dan beberapa bangunan lainnya; Pemkab Klaten bergerak cepat memberikan bantuan dan memastikan tidak ada korban jiwa.

Klaten, 26 Februari 2024 - Sebuah bencana puting beliung menerjang Dukuh Penggung, Desa Jambukulon, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah pada Senin, 25 Februari 2024. Akibatnya, puluhan rumah dan bangunan lainnya mengalami kerusakan. Namun, berkat respon cepat pemerintah setempat, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam peristiwa ini. Pemkab Klaten langsung bergerak cepat memberikan bantuan dan penanganan pasca bencana.
Plh Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto, dalam kunjungannya ke lokasi bencana pada Selasa, 26 Februari 2024, menyatakan bahwa penanganan terhadap masyarakat terdampak sudah dilakukan sejak dua hari lalu. Bantuan berupa sembako, perlengkapan, dan dapur umum telah didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan warga. "Kami juga telah memberikan bantuan baik berupa sembako, perlengkapan, dan dapur umum untuk konsumsi," katanya.
Dampak terparah puting beliung tersebut terfokus pada pabrik briket di RT 01/RW 04, Dukuh Penggung. Meskipun kerusakan bangunan cukup signifikan, beruntungnya tidak ada korban jiwa yang meninggal dunia. Hanya terdapat dua korban luka ringan yang menjalani perawatan jalan.
Penanganan Bencana Puting Beliung di Klaten
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Klaten, Syahruna, menjelaskan bahwa sekitar 300 relawan dikerahkan untuk menangani bencana ini. Jumlah rumah yang terdampak mencapai sekitar 60 unit, dengan kerusakan bervariasi. "Ada juga pabrik dan joglo yang roboh. Rata-rata kerusakan bangunan rumah berupa rusak ringan, sedangkan dua bangunan lainnya berupa pabrik dan joglo rusak berat. Terkait pabrik yang roboh, penyebabnya masih dalam penanganan kepolisian," jelasnya.
Selain rumah warga, beberapa fasilitas umum juga terdampak, termasuk puskesmas dan sekolah. Kerusakan yang terjadi sebagian besar berupa kerusakan ringan pada atap bangunan. BPBD Klaten langsung mendirikan dapur umum dan posko relawan segera setelah kejadian untuk memberikan bantuan makanan kepada para korban.
Dapur umum tersebut telah menyediakan lebih dari 500 porsi makanan setiap harinya, mulai dari sarapan, makan siang, hingga makan malam. "Hari ini kami sudah memasak kurang lebih 500 porsi, dari sarapan makan siang hingga sore," kata Syahruna.
Detail Kerusakan dan Bantuan yang Diberikan
Kerusakan yang ditimbulkan oleh puting beliung tersebut meliputi:
- Sekitar 60 rumah terdampak, sebagian besar mengalami kerusakan ringan.
- Satu pabrik briket dan satu joglo mengalami kerusakan berat.
- Beberapa fasilitas umum seperti puskesmas dan sekolah mengalami kerusakan ringan.
Pemerintah Kabupaten Klaten menargetkan perbaikan kerusakan rumah warga akan selesai dalam waktu satu hingga dua hari. Bantuan yang diberikan meliputi sembako, perlengkapan rumah tangga, dan layanan dapur umum. Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab robohnya pabrik briket.
Kecepatan respon dan koordinasi yang baik antara Pemkab Klaten, BPBD, dan para relawan berhasil meminimalisir dampak buruk puting beliung tersebut. Tidak ada korban jiwa dan bantuan segera diberikan kepada masyarakat yang terdampak. Perbaikan infrastruktur juga ditargetkan selesai dalam waktu singkat.