Trio Spesialis Curanmor di Apartemen Ditangkap, Satu Pelaku Ditembak
Polisi menangkap tiga pelaku spesialis pencurian sepeda motor (curanmor) di Apartemen Royal Spring Hill, Jakarta Utara; dua pelaku curanmor ditembak karena melawan petugas.

Jakarta, 27 Februari 2024 - Kejadian pencurian sepeda motor (curanmor) di Apartemen Royal Spring Hill, Pademangan, Jakarta Utara, berhasil diungkap oleh pihak kepolisian. Polsek Pademangan menangkap tiga pelaku; dua pelaku curanmor dan satu penadah. Penangkapan ini bermula dari laporan seorang pengemudi ojek daring yang kehilangan sepeda motornya setelah mengantar pesanan makanan di apartemen tersebut pada Kamis, 20 Februari 2024.
Kedua pelaku curanmor, ZP (21) dan AP (28), ditangkap di lokasi kejadian saat hendak beraksi kembali. Karena melawan petugas saat penangkapan, keduanya ditembak di kaki. Sementara itu, MSF (35) ditangkap sebagai penadah motor hasil curian. Ketiga pelaku telah melakukan pencurian sebanyak enam kali; tiga di Pademangan dan tiga di Jakarta Timur.
Kapolsek Pademangan, Kompol Imanuel Sinaga, dalam jumpa pers pada Kamis, 27 Februari 2024, menjelaskan kronologi penangkapan dan modus operandi para pelaku. "Ketiga pria ini sudah mencuri sepeda motor sebanyak enam kali," ujar Kompol Imanuel.
Modus Operandi dan Sasaran Para Pelaku
Para pelaku mengincar pengemudi ojek daring yang memarkirkan sepeda motornya di area parkir Apartemen Royal Spring Hill. Mereka mengamati situasi dan menunggu hingga kondisi sepi. Setelah itu, pelaku mengganti pakaian mereka dengan jaket ojek daring dan menggunakan kunci letter T untuk menghidupkan motor. "Para pelaku ini spesialis di apartemen itu," kata Kompol Imanuel.
Korban dalam kasus ini adalah seorang pengemudi ojek daring yang memarkir motornya di depan Tower Lotus, Apartemen Royal Spring Hill, Jalan Trambesi, Pademangan Timur. Motor matic korban yang dalam keadaan terkunci stang raib saat korban mengantar pesanan makanan. Korban mengalami kerugian lebih dari Rp17 juta.
Setelah menerima laporan, Tim Opsnal Polsek Pademangan langsung bergerak cepat dan berhasil menangkap para pelaku saat mereka hendak beraksi kembali di lokasi yang sama. Saat penangkapan, polisi mengamankan satu set kunci letter T beserta dua anak kunci yang digunakan untuk beraksi.
Barang Bukti dan Tindakan Hukum
Polisi menyita barang bukti berupa satu set kunci letter T dan dua anak kunci. Motor hasil curian telah dijual ke penadah di Karawang, Jawa Barat. Para pelaku melakukan pencurian untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, yang ancaman hukumannya maksimal 9 tahun penjara. "Pelaku terancam pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara," tegas Kompol Imanuel.
Kasus ini menjadi perhatian karena menargetkan pengemudi ojek daring di area apartemen. Polisi mengimbau kepada masyarakat, khususnya pengemudi ojek daring, untuk selalu waspada dan berhati-hati saat memarkirkan kendaraan di tempat umum. Pastikan kendaraan dalam keadaan aman dan terhindar dari aksi kejahatan.