Wagub Gorontalo Ajak Warga Kurangi Sampah Plastik: Bawa Tas Belanja Sendiri!
Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, mengajak masyarakat Gorontalo untuk mengurangi sampah plastik dengan membawa tas belanja sendiri saat berbelanja ke pasar, sebagai upaya pelestarian lingkungan.

Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, meluncurkan imbauan penting kepada seluruh masyarakat Gorontalo untuk mengurangi sampah plastik. Imbauan tersebut disampaikan langsung oleh beliau pada Selasa, 25 Maret, di Gorontalo. Inisiatif ini bertujuan untuk mendorong perubahan perilaku dalam kebiasaan berbelanja sehari-hari demi menjaga kelestarian lingkungan.
Imbauan tersebut disampaikan saat Wagub Idah meninjau Gerakan Pangan Murah di Talumelito, Kabupaten Gorontalo. Beliau menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mengurangi sampah plastik, khususnya penggunaan kantong plastik sekali pakai yang masih tinggi di Gorontalo. Hal ini menjadi perhatian serius karena berkontribusi pada penumpukan sampah di tempat pembuangan akhir.
âSaya mengajak seluruh masyarakat untuk setiap berbelanja ke pasar agar bisa membawa tas sendiri. Hal ini penting dilakukan sebagai salah satu langkah konkret peduli terhadap lingkungan dengan mengurangi sampah plastik,â ujar Wagub Idah. Beliau juga menambahkan bahwa imbauan ini akan terus disosialisasikan dalam setiap kesempatan pertemuan dengan masyarakat Gorontalo.
Gerakan Sayangi Bumi: Kurangi Sampah Plastik
Wakil Gubernur Gorontalo secara khusus mengajak para ibu-ibu untuk membawa keranjang atau tas belanja sendiri yang ramah lingkungan. âSaya menghimbau kepada para ibu-ibu atau emak-emak yang belanja ke pasar, alangkah baiknya membawa keranjang atau tas sendiri yang non plastik dari rumah. Keranjang belanjaan ini lebih aman untuk menyimpan dan juga lebih bersahabat terhadap lingkungan,â imbuhnya.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Daerah Gorontalo dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Penggunaan kantong plastik yang berlebihan menjadi perhatian utama, mengingat dampaknya terhadap lingkungan yang cukup signifikan. Oleh karena itu, perubahan perilaku masyarakat sangat diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut.
Selain aspek lingkungan, penggunaan tas belanja sendiri juga menawarkan keuntungan praktis. âMari sama-sama saat belanja kita membawa keranjang dari rumah. Ini juga lebih aman untuk mengangkut barang-barang rentan, contohnya telur agar tidak pecah dan juga lebih ramah lingkungan,â jelas Wagub Idah.
Dampak Negatif Sampah Plastik dan Solusi Nyata
Penumpukan sampah plastik di tempat pembuangan akhir (TPA) merupakan masalah serius yang dihadapi Gorontalo. Penggunaan kantong plastik sekali pakai yang masih tinggi menjadi salah satu penyebab utama permasalahan ini. Oleh karena itu, inisiatif membawa tas belanja sendiri menjadi solusi yang efektif dan mudah diterapkan.
Dengan mengurangi penggunaan kantong plastik, masyarakat Gorontalo secara langsung berkontribusi pada pengurangan sampah plastik dan pencemaran lingkungan. Langkah sederhana ini memiliki dampak besar dalam jangka panjang, baik bagi kesehatan lingkungan maupun keberlanjutan hidup masyarakat.
Pemerintah Daerah Gorontalo berharap inisiatif ini akan mendapat dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat. Partisipasi aktif masyarakat sangat penting untuk keberhasilan program pelestarian lingkungan ini. Dengan kesadaran dan komitmen bersama, Gorontalo dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat untuk generasi mendatang.
Selain itu, Pemerintah Daerah Gorontalo juga akan terus berupaya untuk mencari solusi lain dalam mengatasi masalah sampah plastik, seperti program daur ulang dan edukasi lingkungan yang lebih intensif.
Kesimpulan
Imbauan Wakil Gubernur Gorontalo untuk membawa tas belanja sendiri merupakan langkah konkrit dan efektif dalam mengurangi sampah plastik. Partisipasi aktif masyarakat sangat penting untuk keberhasilan inisiatif ini, demi terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan lestari di Gorontalo.