Waspada Banjir Susulan! BNPB Imbau Warga Muara Enim Tingkatkan Kewaspadaan
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau warga Muara Enim, Sumatera Selatan untuk waspada banjir susulan setelah hujan deras menyebabkan banjir di Desa Air Lintang dan sekitarnya.

Banjir di Muara Enim, Sumatera Selatan telah terjadi pada Sabtu, 15 Februari 2024, akibat hujan deras selama empat jam. Hujan tersebut mengakibatkan luapan sungai dan merendam 333 rumah di Desa Air Lintang, Kecamatan Muara Enim. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini.
Imbauan BNPB untuk Waspada Banjir Susulan
Meskipun banjir telah surut dan warga mulai membersihkan sisa-sisa banjir, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tetap mengimbau kewaspadaan tinggi. Prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan potensi hujan ringan hingga sedang di wilayah Muara Enim selama 24 jam ke depan. Wilayah yang perlu mewaspadai potensi banjir susulan meliputi Desa Air Lintang, Muara Harapan, Tanjung Serian, Suka Jaya, Harapan Jaya, Kepur, Muara Lawai, Muara Enim, Tanjung Raja, Karang Raja, dan Pasar 1 dan 3 Muara Enim.
Berdasarkan pengalaman penanganan bencana hidrometeorologi, BNPB menilai kondisi cuaca tersebut berpotensi meningkatkan volume air di Sungai Lematang dan Sungai Enim, sehingga meningkatkan risiko banjir susulan. Oleh karena itu, penting bagi warga dan pemerintah daerah untuk memperkuat langkah antisipasi.
Langkah Antisipasi Banjir Susulan
BNPB merekomendasikan beberapa langkah antisipasi yang perlu dilakukan oleh warga Muara Enim. Pertama, selalu pantau perkembangan cuaca dan informasi resmi dari BMKG dan BNPB. Kedua, siap siaga dengan rencana evakuasi jika diperlukan. Ketiga, bersihkan saluran drainase di sekitar rumah untuk mencegah genangan air. Keempat, simpan barang-barang penting di tempat yang aman dan mudah dijangkau.
Selain itu, warga juga diimbau untuk waspada terhadap potensi penyakit pascabanjir. Pembersihan sisa-sisa sampah dan lumpur dapat menyebabkan paparan penyakit. Oleh karena itu, gunakan perlengkapan pelindung diri saat membersihkan dan segera cari pertolongan medis jika mengalami gejala penyakit.
Koordinasi dengan Tim Gabungan
BNPB menekankan pentingnya koordinasi dengan tim gabungan yang telah dibentuk oleh BPBD Kabupaten Muara Enim. Posko-posko telah didirikan untuk membantu warga yang terdampak banjir. Warga dapat menghubungi posko tersebut untuk mendapatkan bantuan dan informasi terkini.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyatakan bahwa meskipun banjir telah surut, kewaspadaan tetap diperlukan. "Kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan perlu diantisipasi dengan serius," ujarnya. "Kami mengimbau warga untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah dan tim penanggulangan bencana."
Kesimpulan
Banjir di Muara Enim menjadi pengingat penting tentang pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi. Kewaspadaan, antisipasi, dan koordinasi yang baik antara warga dan pemerintah daerah sangat penting untuk meminimalisir dampak buruk banjir susulan. Semoga imbauan dari BNPB ini dapat diindahkan oleh seluruh warga Muara Enim untuk keselamatan bersama.