Zakat Idul Fitri Batam Capai Rp42 Miliar, Turun Dibanding Tahun Lalu
Kemenag Batam mencatat pengumpulan zakat, infak, dan sedekah Idul Fitri 1446 H mencapai Rp42 miliar, turun Rp1 miliar dari tahun sebelumnya, namun tetap disalurkan kepada yang berhak.

Kota Batam, Kepulauan Riau, mencatat capaian zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang terkumpul selama perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah atau tahun 2025 mencapai angka Rp42 miliar. Pengumpulan ZIS ini dilakukan di berbagai masjid dan musholla di seluruh Kota Batam. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, Budi Dermawan, mengumumkan angka tersebut pada Senin lalu, sekaligus menjelaskan detail pencapaian dan penyaluran dana tersebut.
Meskipun mengalami penurunan sebesar Rp1 miliar dibandingkan dengan capaian tahun lalu yang mencapai Rp43 miliar, penurunan ini tidak mengurangi komitmen dalam penyaluran dana ZIS kepada masyarakat Batam yang membutuhkan. Budi Dermawan menekankan bahwa dana tersebut disalurkan secara langsung kepada warga yang berhak menerimanya, sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Penyaluran ZIS ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi para penerima. Budi Dermawan juga menyampaikan harapannya agar ibadah puasa dan zakat yang telah di tunaikan mendapatkan balasan setimpal dari Allah SWT. Ia juga menyampaikan rasa syukur atas capaian ZIS di Batam yang masih tergolong tinggi, meskipun mengalami sedikit penurunan.
Penyaluran Zakat dan Pelaksanaan Shalat Idul Fitri
Proses penyaluran zakat dilakukan secara langsung kepada masyarakat Batam yang membutuhkan. Hal ini memastikan agar bantuan tepat sasaran dan memberikan dampak yang signifikan bagi kehidupan mereka. Kemenag Batam memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dan penyaluran dana ZIS ini.
Selain pengumpulan ZIS, Kemenag Batam juga mencatat pelaksanaan Shalat Idul Fitri di 889 lokasi di Kota Batam. Jumlah ini sama dengan tahun sebelumnya, menunjukan antusiasme masyarakat dalam menjalankan ibadah. Shalat Id tingkat Kota Batam sendiri difokuskan di tiga lokasi utama, yaitu Dataran Engku Putri, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, dan Masjid Baiturrahman.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas, bahkan hujan deras yang mengguyur Kota Batam pada Senin pagi tidak menyurutkan semangat umat Islam untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri di Masjid Agung Raja Hamidah. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya perayaan Idul Fitri bagi masyarakat Batam.
Capaian Zakat dan Dampaknya bagi Masyarakat
Capaian zakat Idul Fitri di Batam yang mencapai Rp42 miliar menunjukkan kepedulian dan ketaatan masyarakat dalam menjalankan ibadah zakat. Meskipun terdapat penurunan dari tahun sebelumnya, angka ini tetap signifikan dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian dan kesejahteraan sosial masyarakat Batam.
Dana ZIS yang terkumpul digunakan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, seperti fakir miskin, anak yatim, dan kaum dhuafa. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup mereka dan memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial mereka.
Keberhasilan pengumpulan dan penyaluran ZIS ini juga merupakan cerminan dari kerjasama yang baik antara Kemenag Batam, lembaga amil zakat, dan masyarakat Batam. Kerjasama ini sangat penting untuk memastikan agar program ZIS berjalan dengan lancar dan efektif.
Kemenag Batam terus berupaya untuk meningkatkan pengelolaan dan penyaluran ZIS agar semakin transparan dan akuntabel. Hal ini untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan memastikan agar dana ZIS benar-benar sampai kepada yang berhak menerimanya.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, capaian zakat Idul Fitri di Batam tahun 2025 menunjukkan komitmen masyarakat dalam menjalankan ibadah dan kepedulian sosial. Meskipun ada penurunan sedikit dari tahun sebelumnya, namun penyaluran zakat tetap berjalan lancar dan tepat sasaran, memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.