Adrian Khalif: Momen Menyentuh Peluk dan Cium Kaki Orang Tua di Lebaran
Penyanyi Adrian Khalif mengungkapkan momen terharu saat Idul Fitri, yaitu memeluk dan mencium kaki orang tuanya, serta merenungkan makna Ramadan bersama keluarga.
Jakarta, 31 Maret 2024 (ANTARA) - Penyanyi Adrian Khalif mengungkapkan momen paling menyentuh hatinya saat merayakan Idul Fitri adalah memeluk dan mencium kaki kedua orang tuanya. Ia berbagi pengalaman tersebut kepada ANTARA dari Jakarta pada Senin lalu.
"Peluk dan cium kaki Ibu dan Bapak minta maaf lahir batin. Best moment, dan paling heartfelt," ujar Adrian. Bagi Adrian, Idul Fitri bukan sekadar hari raya, melainkan momen spesial untuk berkumpul dan menikmati waktu bersama keluarga tercinta.
Lebih lanjut, Adrian menjelaskan makna Idul Fitri baginya: "Berkumpul bersama keluarga merayakan bulan penuh berkah, karena selama sebulan terakhir, kita sacrifice everything for Allah SWT. Semoga bulan puasa tahun ini berkah untuk kita semua!" Ungkapan ini merefleksikan rasa syukur dan penghayatan spiritualnya selama Ramadan.
Tradisi Keluarga dan Refleksi Ramadan
Jelang Idul Fitri, Adrian mengungkapkan tradisi keluarganya, yaitu melakukan refleksi bersama. "Biasanya kita rekap sebulan terakhir Ramadan, sembari doa minta berkah dan ridho terbaik dari Allah, dan doa nya di setahun yang akan datang bersama keluarga terdekat, untuk kasih tahu masing-masing doanya, dan meng-amininya," jelasnya. Tradisi ini menunjukkan betapa pentingnya nilai-nilai keluarga dan spiritual dalam hidupnya.
Momen berkumpul dan berdoa bersama keluarga inti menjadi inti perayaan Idul Fitri bagi Adrian. Ia menghabiskan waktu Lebaran di kediaman orang tuanya, menunjukkan penghormatan dan kebersamaan yang kuat dengan keluarga besar.
Selain itu, Adrian juga mengungkapkan pentingnya introspeksi diri selama bulan Ramadan. Ia meluangkan waktu untuk merenungkan tindakan dan perilakunya selama sebulan penuh berpuasa, memohon ampunan dan berdoa untuk masa depan yang lebih baik.
Liburan Keluarga Setelah Lebaran
Setelah merayakan Idul Fitri bersama keluarga besar, Adrian berencana untuk menghabiskan waktu liburan bersama keluarga kecilnya. Awal April mendatang, ia dijadwalkan manggung bersama grup musik Juicy Lucy di sebuah kapal pesiar menuju Singapura.
"Awal bulan depan mau manggung di kapal pesiar ke Singapura, konser bareng Juicy Luicy. Rencananya bakal bawa keluarga," kata Adrian. Hal ini menunjukkan keseimbangan antara karier dan kehidupan keluarga yang dijaga oleh Adrian.
Liburan ke Singapura bersama keluarga menjadi hadiah sekaligus kesempatan untuk melepas penat setelah bulan Ramadan dan rangkaian kegiatan Idul Fitri. Ini juga merupakan bentuk komitmen Adrian untuk membagi waktu antara pekerjaan dan kebersamaan dengan orang-orang tercinta.
Secara keseluruhan, cerita Adrian Khalif memberikan gambaran indah tentang perayaan Idul Fitri yang sarat makna, diwarnai dengan momen-momen mengharukan bersama keluarga dan refleksi diri selama Ramadan. Kisah ini juga menginspirasi tentang pentingnya menjaga hubungan keluarga dan keseimbangan antara karier dan kehidupan pribadi.