Bupati Bogor Pantau Arus Mudik Jelang Lebaran dari Udara, Jalan Raya Masih Lancar
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama Forkopimda memantau arus mudik Lebaran 2025 dari udara menggunakan helikopter, melaporkan kondisi lalu lintas masih lancar di sejumlah jalur utama Kabupaten Bogor.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, melakukan pemantauan arus mudik Lebaran 1446 Hijriyah pada Kamis, 27 Maret 2025. Pemantauan dilakukan dari udara menggunakan helikopter jenis H225M milik Pangkalan Udara Atang Sendjaja (Lanud Ats), Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor, Bupati menyusuri jalur Jonggol-Cianjur, Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), dan puncak, sebelum kembali ke Lanud Ats.
Hasil pemantauan udara menunjukkan bahwa beberapa ruas jalan di Kabupaten Bogor, meliputi wilayah barat, timur, dan selatan, terpantau lancar dan belum terlalu ramai. Kondisi ini menunjukkan kesiapan jalur-jalur tersebut untuk dilalui pemudik dan wisatawan selama periode Lebaran. Bupati Rudy Susmanto menyatakan, "Kita melihat hari ini di beberapa ruas jalan di Bogor wilayah barat, wilayah timur, wilayah selatan, terpantau semuanya masih lancar, belum terlalu ramai."
Meskipun puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 28 Maret 2025, bertepatan dengan cuti bersama, jalur selatan Puncak yang menghubungkan Kabupaten Bogor dengan Sukabumi dan Cianjur, serta jalur alternatif menuju Bandung, masih terpantau lengang. Jalur tol Jagorawi yang menghubungkan Kabupaten Bogor dengan Jakarta dan Karawang juga dilaporkan masih sepi dan lancar. Hal ini menunjukkan antisipasi yang baik dari pemerintah daerah dalam menghadapi arus mudik Lebaran tahun ini.
Pemantauan Udara dan Kesiapan Infrastruktur
Pemantauan udara yang dilakukan Bupati Bogor bersama Forkopimda bertujuan untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan pelayanan publik dalam menghadapi lonjakan kendaraan selama periode mudik Lebaran. Hasil pemantauan menunjukkan kesiapan jalur-jalur utama di Kabupaten Bogor. Pemerintah daerah berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat guna mendukung kelancaran arus mudik dan liburan Lebaran.
Selain pemantauan udara, berbagai persiapan lain telah dilakukan untuk memastikan kelancaran arus mudik. Hal ini termasuk penyiapan pos pengamanan dan pos pelayanan di sejumlah titik strategis. Kerja sama antar instansi terkait juga dimaksimalkan untuk memastikan koordinasi yang efektif dan efisien.
Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, menambahkan bahwa Forkopimda Kabupaten Bogor telah menyiagakan sekitar 6.000 personel gabungan untuk mengamankan perayaan Lebaran melalui Operasi Ketupat Lodaya 2025. Personel tersebut berasal dari Polres Bogor (1.094 orang), TNI, Satpol PP, Dishub, dan stakeholder lainnya.
Operasi Ketupat Lodaya 2025 dan Pos Pengamanan
Operasi Ketupat Lodaya 2025 akan berlangsung mulai tanggal 23 Maret hingga 8 April 2025. Sebanyak 17 pos pengamanan (pospam), satu pos pelayanan, satu pos terpadu, dan satu pos utama telah disiapkan untuk memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat selama periode Lebaran. Penyebaran personel yang merata di berbagai titik diharapkan dapat meminimalisir potensi kemacetan dan gangguan keamanan.
Dengan adanya pemantauan udara, kesiapan personel gabungan, dan penyiapan pos pengamanan, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran di Kabupaten Bogor dapat berjalan lancar dan aman. Komitmen dari pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mengamankan momentum Lebaran tahun ini.
Langkah-langkah yang telah dilakukan menunjukkan kesiapan Kabupaten Bogor dalam menghadapi arus mudik Lebaran. Koordinasi yang baik antar instansi dan pemantauan secara berkala menjadi strategi efektif dalam menjaga kelancaran lalu lintas dan keamanan selama periode Lebaran.
Kesimpulannya, persiapan yang matang dan komprehensif dari pemerintah Kabupaten Bogor menunjukkan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran. Pemantauan secara berkala dan kerja sama antar instansi menjadi kunci keberhasilan dalam mengamankan momentum Lebaran tahun ini.