Artikel ini ditulis oleh
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter Redaksi Merdeka
Efisiensi Infrastruktur: Potensi Perlambatan Ekonomi Nasional?

Pemotongan anggaran infrastruktur senilai Rp60,46 triliun berpotensi memperlambat pertumbuhan ekonomi Indonesia, mengurangi penyerapan tenaga kerja, dan menurunkan daya beli masyarakat.

#planetantara
Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Pembangunan Infrastruktur IKN Tahap II

Kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat dipastikan tidak akan mengganggu kelanjutan pembangunan infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, yang kini memasuki tahap kedua pada periode 2025-2028.

#konten ai
Efisiensi Anggaran: Potensi Perlambatan Ekonomi 2025?

Efisiensi anggaran pemerintah berpotensi memperlambat pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2025, terutama di daerah-daerah yang bergantung pada anggaran pemerintah pusat, meskipun langkah ini dinilai positif untuk kondisi fiskal negara.

Sumber Antara
Infrastruktur Dorong Kendali Inflasi: Wamen PU Ungkap Strategi Jitu

Wakil Menteri PU menjelaskan bagaimana pembangunan infrastruktur SDA dan konektivitas berhasil menekan inflasi melalui peningkatan produksi dan efisiensi logistik, mendukung target inflasi pemerintah.

#konten ai
Efisiensi Anggaran: Pembangunan Tepat Sasar atau Penghambat Ekonomi?

Kebijakan efisiensi anggaran pemerintah berpotensi mengarahkan pembangunan sesuai prioritas nasional, namun juga berisiko menekan pertumbuhan ekonomi jika tidak dikelola dengan tepat dan berdampak pada sektor tertentu.

#konten ai
Indonesia Tetap Kembangkan Infrastruktur, Hadapi Tantangan Ekonomi

Pemerintah Indonesia berkomitmen melanjutkan pembangunan infrastruktur meskipun menghadapi kendala anggaran, berkolaborasi dengan lembaga internasional untuk proyek strategis seperti pembangunan bendungan laut Jakarta dan kereta cepat Jakarta-Surabaya.

Sumber Antara
Potensi Hambat Daya Saing Ekonomi Akibat Pemangkasan Dana PU

Pemangkasan anggaran Kementerian PU sebesar 80% berpotensi menghambat daya saing ekonomi Indonesia karena infrastruktur berperan penting dalam menekan biaya logistik yang tinggi, bahkan berdampak pada swasembada pangan.

#konten ai
Efisiensi Anggaran: Potensi Perlambatan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia?

Ekonom memperingatkan efisiensi anggaran pemerintah berpotensi memperlambat pertumbuhan ekonomi Indonesia, meskipun kebijakan ini diharapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sumber Antara
Ekonom Nilai Pemangkasan Anggaran PU Rp81 Triliun Langkah Rasional

Ekonom Achmad Nur Hidayat menilai pemangkasan anggaran Kementerian PU senilai Rp81 triliun oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah rasional untuk mengutamakan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu, daripada proyek infrastruktur.

#konten ai
Kotim Rombak Rencana Infrastruktur Akibat Efisiensi Anggaran

Pemangkasan anggaran Rp141 miliar di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memaksa pemerintah daerah untuk merombak rencana pembangunan infrastruktur, termasuk proyek jalan dan irigasi.

#konten ai
Efisiensi Anggaran: Fokus Kementerian PUPR di 4 Bidang Infrastruktur

Kementerian PUPR memfokuskan anggaran Rp29,57 triliun pada empat bidang infrastruktur utama di 2025, setelah efisiensi anggaran mencapai Rp81,38 triliun, meliputi sumber daya air, jalan dan jembatan, cipta karya, dan prasarana strategis.

Sumber Antara
AHY Pertimbangkan Investasi untuk Infrastruktur Usai Efisiensi Anggaran K/L

Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mempertimbangkan investasi dalam dan luar negeri untuk pembangunan infrastruktur, menyusul efisiensi anggaran kementerian/lembaga, guna mendukung visi Presiden Prabowo Subianto.

Sumber Antara