Harga Pangan Lebaran 2025: Kenaikan Lebih Rendah Dibanding Tahun Lalu
Masyarakat di Pasar Ciputat merasakan kenaikan harga sembako pada Lebaran 2025 lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun cabai tetap menjadi komoditas dengan harga tinggi.
Kenaikan harga sembako menjelang Lebaran 2025 di Pasar Ciputat, Tangerang, terpantau lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini berdasarkan penuturan sejumlah warga yang ditemui pada Kamis, 3 April 2025. Perbedaan kenaikan harga untuk beberapa komoditas pangan bahkan mencapai 50 persen. Data ini memberikan gambaran positif mengenai stabilitas harga pangan menjelang hari raya Idul Fitri.
Elim, salah satu warga yang ditemui, mencontohkan harga telur. Tahun lalu, harga telur naik hingga Rp7.000 per kilogram, sedangkan tahun ini hanya naik sekitar Rp3.000. "Tahun ini lebih mending, dari tahun lalu," ujarnya. Sentimen serupa diungkapkan Adi yang mengamini bahwa kenaikan harga sembako menjelang Ramadhan dan Lebaran memang lazim, namun kali ini relatif lebih rendah untuk komoditas seperti telur, bawang, dan minyak.
Meskipun demikian, Adi mencatat harga cabai masih cukup tinggi. "Tapi yang lumayan mahal itu cabai, bisa lebih Rp100 ribu," katanya. Sementara itu, Ati menambahkan bahwa dua hari setelah Lebaran, harga beberapa komoditas seperti bawang putih dan merah sudah mulai turun. "Sekarang udah mulai turun dibanding mau Lebaran, bawang putih sama merah udah mulai turun," ungkap Ati.
Harga Pangan Menurut PIHPS
Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia menunjukkan harga cabai rawit merah mencapai Rp91.600 per kilogram dan bawang merah Rp48.650 per kilogram pada Kamis, 3 April 2025 pukul 09.00 WIB. Bawang putih tercatat di harga Rp45.550 per kilogram. Beras berbagai kualitas juga terpantau dengan harga yang bervariasi, mulai dari Rp12.550 hingga Rp15.850 per kilogram.
PIHPS juga mencatat harga cabai merah besar Rp52.100 per kilogram, cabai merah keriting Rp53.600 per kilogram, dan cabai rawit hijau Rp31.500 per kilogram. Harga daging ayam ras tercatat Rp34.800 per kilogram, sementara daging sapi kualitas I dan II masing-masing Rp136.650 dan Rp122.100 per kilogram. Data ini memberikan gambaran lengkap mengenai harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional.
Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, sebelumnya telah menyatakan bahwa harga komoditas pangan akan kembali normal satu minggu setelah Lebaran. Pernyataan ini disampaikan pada Senin, 31 Maret 2025 di Jakarta. Zulhas menjelaskan bahwa kenaikan harga selama periode Lebaran merupakan hal yang wajar karena banyak distributor dan penjual yang libur.
"Seminggu setelah Lebaran normal. Jangan kaget, hari ini bisa mahal barang. Tidak ada yang dagang sayur hari ini. Jadi kalau mau beli sayur susah, mahal pasti. Karena gak ada yang dagang, libur juga. Mungkin minyak goreng juga ya. Distribusinya kan pabrik juga libur," jelas Zulhas. Pernyataan ini memberikan konteks mengenai fluktuasi harga pangan yang dipengaruhi oleh faktor musiman dan distribusi.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, meskipun beberapa komoditas seperti cabai masih mengalami harga tinggi, laporan dari Pasar Ciputat dan data PIHPS menunjukkan tren kenaikan harga pangan yang lebih rendah dibandingkan Lebaran tahun sebelumnya. Pernyataan Menko Pangan mengenai normalisasi harga seminggu setelah Lebaran juga memberikan harapan akan stabilitas harga pangan dalam waktu dekat.