Kebakaran Kantor KPU Buru: Polisi Selidiki Penyebab, Logistik Pemilu Aman
Polres Buru menyelidiki kebakaran Kantor KPU Kabupaten Buru pada Jumat dini hari; logistik Pemilu, termasuk surat suara PSU, dipastikan aman.
Kebakaran hebat menghanguskan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buru, Maluku, pada Jumat, 28 Februari 2024, sekitar pukul 02.50 WIT. Kejadian ini langsung menyita perhatian pihak kepolisian dan masyarakat. Polres Buru bergerak cepat dengan mengerahkan tim Inafis untuk menyelidiki penyebab kebakaran tersebut, sementara logistik Pemilu, khususnya surat suara Pemungutan Suara Ulang (PSU), dipastikan aman.
Kapolres Buru, AKBP Sulastri Sukidjang, menyatakan bahwa sejumlah ruang di kantor KPU terbakar. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.15 WIT setelah upaya pemadaman bersama petugas pemadam kebakaran dan warga sekitar. Meskipun terjadi kebakaran, Kapolres memastikan bahwa surat suara untuk PSU dalam keadaan aman karena disimpan di gudang yang berjarak 1,5 kilometer dari lokasi kejadian dan dijaga ketat.
"Gudang logistik aman karena jaraknya cukup jauh dari lokasi kebakaran, dan sudah ada anggota yang berjaga di sana," ujar Sulastri, memberikan jaminan keamanan logistik Pemilu. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Penyelidikan Mendalam Terhadap Penyebab Kebakaran
Polres Buru tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran. Tim Inafis bekerja keras mengumpulkan bukti-bukti di lokasi kejadian. Pemeriksaan terhadap saksi-saksi, termasuk petugas keamanan yang berjaga di sekitar kantor KPU, juga sedang dilakukan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Polisi juga berkoordinasi dengan tim forensik untuk memastikan sumber api dan kemungkinan adanya faktor lain yang menyebabkan kebakaran.
"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kami mohon dukungan masyarakat serta awak media untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu hoaks yang dapat memperkeruh situasi. Mari kita jaga keamanan dan kondusifitas di Kabupaten Buru," imbau Kapolres Sulastri, menekankan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif.
Hingga saat ini, polisi masih mengumpulkan bukti dan keterangan guna memastikan apakah ada unsur kesengajaan dalam insiden tersebut. Jika ditemukan indikasi unsur kesengajaan, pihak kepolisian menegaskan akan menindak tegas pelakunya sesuai hukum yang berlaku.
Jaminan Keamanan Logistik Pemilu
Kapolres Sulastri memberikan jaminan keamanan terhadap logistik Pemilu, khususnya surat suara PSU. Ia menjelaskan bahwa gudang penyimpanan logistik berada cukup jauh dari lokasi kebakaran dan dijaga ketat oleh petugas keamanan. Hal ini memastikan kelancaran proses Pemilu mendatang.
"Kami akan mengumpulkan semua bukti dan keterangan saksi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran ini. Jika ditemukan indikasi unsur kesengajaan, kami tidak akan ragu untuk menindak tegas pelakunya sesuai hukum yang berlaku," tegas Kapolres, menekankan komitmen penegakan hukum.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi sebelum ada hasil penyelidikan resmi. Pihak kepolisian juga mengajak warga untuk segera melaporkan jika memiliki informasi yang dapat membantu penyelidikan kasus ini.
Proses penyelidikan masih berlangsung, dan masyarakat diharapkan untuk bersabar menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak kepolisian. Kerjasama antara masyarakat dan pihak kepolisian sangat penting untuk menjaga keamanan dan kondusifitas di Kabupaten Buru.