Kebutuhan Guru di Kabupaten Sorong Hampir Terpenuhi
Dinas Pendidikan Kabupaten Sorong memastikan kebutuhan guru di 288 sekolah telah hampir terpenuhi, meskipun pemerataan di daerah pedalaman masih menjadi tantangan.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, memastikan kebutuhan guru di 288 sekolahnya hampir terpenuhi. Hal ini disampaikan Plt Kepala Dinas, Imam Ansori, pada Jumat lalu di Sorong. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.
Saat ini, Kabupaten Sorong memiliki sekitar 2.100 guru yang mengajar di 288 sekolah. Para guru terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan guru kontrak. Menurut Imam Ansori, jumlah tersebut sudah cukup seimbang dengan jumlah sekolah yang ada.
Situasi ini diperkuat dengan penerimaan formasi guru PPPK sebanyak lebih dari 200 orang di tahun ini. Setelah para guru PPPK baru dilantik, diharapkan kualitas dan kuantitas tenaga pengajar di Kabupaten Sorong akan semakin optimal. Meskipun demikian, kekurangan guru masih relatif sedikit di Kabupaten Sorong.
Namun, tantangan terbesar saat ini adalah pemerataan guru. Terdapat perbedaan jumlah guru antara sekolah di perkotaan dan sekolah di daerah pedalaman. Untuk mengatasi hal ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sorong telah melakukan pemetaan guru di setiap sekolah.
Pemetaan ini bertujuan untuk mengidentifikasi sekolah yang kelebihan dan kekurangan guru. Data yang diperoleh akan digunakan sebagai dasar penempatan guru yang lebih merata. Dengan demikian, diharapkan kualitas pendidikan di semua wilayah Kabupaten Sorong dapat ditingkatkan secara signifikan.
Imam Ansori menambahkan, jumlah siswa di Kabupaten Sorong dari tingkat PAUD hingga SMA/SMK mencapai 28.341 siswa. Data ini menunjukkan besarnya tanggung jawab Dinas Pendidikan dalam memastikan akses pendidikan yang berkualitas bagi seluruh siswa.
Ke depannya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sorong akan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk dengan memastikan terpenuhinya kebutuhan guru dan pemerataan distribusi guru di seluruh wilayah, khususnya di daerah terpencil. Mereka berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Sorong.