Kemenag Sulut Tingkatkan Literasi Digital ASN di Kepulauan Sangihe
Kemenag fokus meningkatkan kemampuan digital ASN, khususnya penyuluh agama di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, untuk optimalisasi pelayanan masyarakat di era digital.
Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) berkomitmen untuk meningkatkan kualitas literasi digital Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya para penyuluh agama di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Urusan Agama Kristen Kemenag Sulut, Meidie Tasik, di Manado pada Sabtu, 05 April 2024. Peningkatan ini bertujuan untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat di era digital saat ini.
Menurut Meidie Tasik, penyuluh agama merupakan ujung tombak Kemenag dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, penguasaan teknologi digital menjadi sangat penting bagi mereka. "Penyuluh agama adalah ujung tombak Kemenag dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," tegasnya. Dengan kemampuan digital yang mumpuni, para penyuluh diharapkan dapat menjangkau dan melayani masyarakat dengan lebih efektif.
Di era digital seperti sekarang, penggunaan media teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pelayanan publik sudah menjadi suatu keharusan. Kemenag Sulut menyadari pentingnya hal ini dan berupaya untuk membekali ASN-nya dengan keterampilan digital yang memadai. Kemampuan beradaptasi dengan teknologi digital dinilai krusial untuk menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang.
Penguasaan Teknologi Digital untuk Penyuluh Agama
Meidie Tasik menekankan pentingnya para penyuluh agama untuk menguasai penggunaan media dalam pelayanan. "Saat ini kita berada di era digital, untuk itu para penyuluh dituntut untuk memahami dan menguasai media teknologi yang nantinya akan digunakan sebagai alat pelayanan kepada umat," jelasnya. Dengan demikian, pelayanan yang diberikan akan lebih mudah diakses dan diterima oleh masyarakat.
Digitalisasi, menurutnya, mampu mempermudah dan mempercepat proses pelayanan. ASN yang terampil dalam memanfaatkan teknologi digital akan mampu memberikan pelayanan yang lebih efisien dan efektif. Ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menciptakan birokrasi yang modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Lebih lanjut, Meidie Tasik mendorong para penyuluh untuk terus mengembangkan potensi diri. Tantangan zaman yang terus berkembang menuntut ASN untuk senantiasa berinovasi dan meningkatkan kemampuannya. "Saat ini semua serba digital, sehingga para penyuluh agama dan ASN harus juga berinovasi," imbuhnya. Inovasi dalam pelayanan menjadi kunci untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dukungan terhadap Sistem Pemerintahan Birokrasi 4.0
Selain penguasaan teknologi digital, ASN di lingkungan Kemenag Sulut juga didorong untuk mendukung sistem pemerintahan berbasis digital atau Birokrasi 4.0. Ini menuntut ASN untuk memiliki kemampuan dan pemahaman yang baik tentang sistem tersebut. Dengan demikian, proses administrasi dan pelayanan publik dapat berjalan lebih lancar dan terintegrasi.
Tidak hanya itu, ASN juga harus mampu mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Hal ini penting untuk menjaga integritas dan etika dalam pelaksanaan tugas dan fungsi sebagai abdi negara. Nilai-nilai Pancasila harus menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai perubahan di era digital.
Kemenag Sulut menyadari pentingnya peningkatan kualitas ASN dalam menghadapi tantangan zaman. Oleh karena itu, berbagai pelatihan dan program peningkatan kapasitas akan terus dilakukan untuk memastikan ASN memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan zaman. Dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan dan lebih optimal.
Program peningkatan literasi digital ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan sekitarnya. Dengan kemampuan digital yang mumpuni, para penyuluh agama dapat lebih efektif dalam menjalankan tugas dan fungsinya dalam melayani masyarakat. Kemenag Sulut berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kapasitas ASN agar dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.