Pemkab dan Polres Jayawijaya Buka Akses Jalan Trans Papua
Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dan Polres Jayawijaya berkolaborasi membuka blokade jalan Trans Papua di Kampung Oagambak yang dilakukan warga sebagai protes atas kecelakaan lalu lintas yang belum terungkap pelakunya.
Warga Kampung Oagambak, Distrik Bolakme, Kabupaten Jayawijaya, menutup akses Jalan Trans Papua pada 1 Februari 2024. Penutupan ini merupakan bentuk protes atas kecelakaan lalu lintas yang menelan korban jiwa beberapa waktu lalu. Kejadian tersebut hingga kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, dan pelaku belum ditemukan. Akibatnya, akses jalan penghubung delapan daerah di Pegunungan Papua terhambat.
Pemkab Jayawijaya dan Polres Jayawijaya langsung bergerak cepat merespon situasi tersebut. Kedua instansi berkolaborasi untuk membuka blokade jalan dan mengembalikan akses Trans Papua. Penjabat Bupati Jayawijaya, Thony M. Mayor, menjelaskan bahwa pemerintah memahami kekecewaan warga, namun penutupan jalan umum berdampak luas pada aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, solusi terbaik adalah membuka akses jalan terlebih dahulu sembari menunggu hasil penyelidikan polisi. "Kami paham perasaan masyarakat, tapi karena itu jalan umum maka saran supaya akses itu dibuka sebagian agar aktivitas bisa berjalan," ujar Thony M. Mayor.
Dalam pertemuan dengan warga, Pemkab Jayawijaya juga menerima beberapa aspirasi. Salah satunya, permintaan agar Pemkab Tolikara, Mamberamo Tengah, dan Puncak Jaya ikut membantu menyelesaikan permasalahan ini. Thony M. Mayor menyatakan akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah tersebut. "Ini masih wilayah Jayawijaya, maka tuntutan masyarakat itu kami pikir wajar," tambahnya. Pemerintah juga memastikan perawatan korban kecelakaan di RSUD Wamena berjalan lancar.
Polres Jayawijaya juga aktif melakukan investigasi. Koordinasi dengan Polres Tolikara telah dilakukan untuk menyelidiki lebih lanjut kasus kecelakaan tersebut yang dikategorikan sebagai tabrak lari. "Pihak polres sudah komunikasi dengan Polres Tolikara, karena itu tabrak lari yang penting masyarakat jaga keamanan," jelas Thony M. Mayor. Pihaknya berharap agar masyarakat tetap menjaga keamanan dan ketertiban, serta membuka akses jalan Trans Papua sepenuhnya.
Berkat upaya bersama, akses Jalan Trans Papua kini telah dibuka sebagian, sehingga aktivitas masyarakat kembali berjalan normal. Pembukaan akses jalan ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan untuk memastikan kelancaran akses jalan vital di wilayah tersebut. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjembatani aspirasi masyarakat dan menjaga keamanan serta ketertiban umum.
Kejadian ini menyoroti pentingnya kerjasama antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam menangani masalah di daerah pegunungan. Respon cepat dan solusi yang ditawarkan menunjukkan usaha untuk menyeimbangkan aspirasi masyarakat dengan kepentingan umum. Ke depan, upaya pencegahan kecelakaan dan penyelesaian kasus serupa perlu ditingkatkan.
Kasus ini juga mengingatkan akan pentingnya infrastruktur jalan yang memadai dan keselamatan lalu lintas di wilayah pegunungan yang seringkali memiliki medan yang sulit. Upaya bersama dari berbagai pihak menjadi kunci untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat dalam menggunakan jalan Trans Papua.