Polres Tarakan Siapkan 6 Pos Pengamanan Operasi Ketupat Kayan 2025
Polres Tarakan menyiapkan enam pos pengamanan untuk Operasi Ketupat Kayan 2025 guna mengamankan arus mudik dan balik Lebaran, melibatkan 119 personel dan instansi terkait.
Kepolisian Resor (Polres) Tarakan telah menyatakan kesiapannya dalam mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran 2025 dengan menggelar Operasi Ketupat Kayan 2025. Operasi ini akan melibatkan enam pos pengamanan yang tersebar di titik-titik strategis di Tarakan, Kalimantan Utara. Hal ini diungkapkan langsung oleh Kapolres Tarakan, AKBP Erwin S. Manik, pada Kamis lalu usai pelaksanaan gelar pasukan.
Menurut Kapolres, keenam pos pengamanan tersebut terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu. Namun, pengamanan tidak hanya terfokus pada ketiga jenis pos tersebut. Polres Tarakan juga akan memperkuat pengamanan di titik-titik tertentu yang dianggap rawan, dengan mengerahkan personel Samapta dan satuan fungsi kepolisian lainnya. Operasi Ketupat Kayan 2025 sendiri akan berlangsung selama 14 hari, dimulai dari tanggal 26 Maret hingga 8 April 2025.
Lokasi pos pengamanan yang telah ditentukan meliputi Bandara Juata, Gusher, Pantai Amal, Pelabuhan Tengkayu, Pelabuhan Feri, dan Pelabuhan Malundung. Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik dan balik selama periode Lebaran. Total personel yang terlibat dalam operasi ini mencapai 198 orang, terdiri dari 119 personel Polres Tarakan dan 79 personel dari berbagai instansi terkait.
Pos Pengamanan Strategis dan Personel Terlibat
Keenam pos pengamanan yang disiapkan Polres Tarakan memiliki peran penting dalam mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2025. Pos-pos tersebut tersebar di lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama periode tersebut. Bandara Juata, misalnya, akan menjadi fokus pengamanan mengingat tingginya mobilitas penumpang pesawat. Sementara itu, pelabuhan-pelabuhan di Tarakan akan menjadi titik fokus lain mengingat banyaknya masyarakat yang menggunakan jalur laut untuk mudik.
Selain pos-pos pengamanan, Polres Tarakan juga akan meningkatkan patroli di wilayah rawan kejahatan. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan selama periode Lebaran. Keterlibatan 79 personel dari instansi terkait seperti Dinas Perhubungan, BPBD, Satpol PP, Damkar, KSOP, Basarnas, dan TNI menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama Operasi Ketupat Kayan 2025. Kerja sama antar instansi ini diharapkan dapat menciptakan sinergi yang efektif dalam mengamankan masyarakat.
Anggaran yang digunakan untuk Operasi Ketupat Kayan 2025 merupakan anggaran rutin kepolisian, di luar anggaran operasi khusus. Kapolres Erwin juga menekankan pentingnya masukan dari masyarakat untuk meningkatkan efektivitas operasi ini. Polres Tarakan telah melakukan analisis situasi Lebaran tahun-tahun sebelumnya sebagai bahan evaluasi dan perencanaan pengamanan.
Kesiapsiagaan Pemerintah Kota Tarakan
Wali Kota Tarakan, Khairul, juga memberikan dukungan penuh terhadap Operasi Ketupat Kayan 2025. Beliau menyatakan bahwa operasi ini merupakan bentuk kesiapsiagaan instansi terkait, khususnya TNI dan Polri, dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran. Operasi ini bertujuan untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat yang mudik dan balik setelah Lebaran.
Wali Kota juga menyoroti pentingnya keamanan di laut, mengingat tingginya angka kecelakaan laut di Kalimantan Utara akhir-akhir ini. Hal ini menjadi perhatian khusus dalam Operasi Ketupat Kayan 2025. Peningkatan pengawasan dan patroli di perairan Tarakan akan menjadi bagian penting dari operasi ini untuk mencegah terjadinya kecelakaan laut selama periode mudik dan balik.
Selain pengamanan, Polres Tarakan juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Tarakan untuk melakukan pengecekan ketersediaan bahan pokok kebutuhan masyarakat. Langkah ini bertujuan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama periode Lebaran, sehingga masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan nyaman dan tenang.
Operasi Ketupat Kayan 2025 merupakan bukti nyata komitmen Polres Tarakan dan Pemerintah Kota Tarakan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode Lebaran. Dengan persiapan yang matang dan kerja sama yang solid antar instansi, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran 2025 di Tarakan dapat berjalan lancar dan aman.