Wagub Sulsel Respon Cepat Kasus Warga Gowa Sakit Parah yang Viral di Medsos
Wagub Sulsel, Fatmawati Rusdi, langsung merespon informasi viral tentang warga Gowa yang sakit parah dan membutuhkan perawatan medis, dengan mengirimkan tim untuk memberikan bantuan dan berkoordinasi dengan Bupati Gowa.
Seorang warga Gowa, Sulawesi Selatan, yang menderita penyakit kulit parah dan membutuhkan perawatan medis, menjadi viral di media sosial setelah video kondisinya tersebar luas. Video tersebut memperlihatkan wanita paruh baya tersebut terbaring kesakitan di rumahnya di Desa Toddotoa, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa. Kejadian ini terjadi pada Sabtu, 5 April 2024, dan langsung mendapat perhatian dari Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi.
Mengetahui kondisi tersebut, Wagub Fatmawati Rusdi langsung bertindak cepat. Ia mengirimkan tim untuk memeriksa kondisi pasien dan memberikan bantuan medis. "Kemarin tim saya sudah mengecek langsung ke tempat sana dan membawa bantuan," ujar Fatmawati Rusdi dalam keterangannya di Makassar.
Langkah cepat ini diambil setelah informasi tersebut viral di media sosial, diunggah oleh akun @takalarinfo dan @gowainformasi. Unggahan tersebut menyoroti kurangnya perhatian dari pihak terkait, termasuk dugaan ketidakpedulian kepala desa dan ketua RT terhadap warga yang sakit parah tersebut. Kondisi pasien yang semakin memprihatinkan, ditambah ibunya yang juga sakit parah, semakin menyita perhatian publik.
Respon Cepat Pemerintah Daerah
Selain mengirimkan tim medis, Wagub Fatmawati Rusdi juga berkoordinasi langsung dengan Bupati Gowa, Husniah Talenrang. Koordinasi ini bertujuan untuk memastikan pelayanan kesehatan yang optimal diberikan kepada warga tersebut. "Saya juga sudah menelepon Ibu Bupati (Husniah Talenrang) langsung. Infonya, orang tersebut adalah penerima PKH (Program Keluarga Harapan). Dinsos dan Dinkes sudah turun (melakukan evakuasi)," tambah Fatmawati Rusdi.
Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gowa pun langsung bergerak cepat menanggapi laporan tersebut. Mereka melakukan evakuasi dan memberikan perawatan medis yang dibutuhkan pasien. Langkah cepat ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menangani kasus tersebut dan memastikan warga mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak.
Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut akses kesehatan bagi warga yang membutuhkan. Kecepatan respons dari pemerintah daerah diharapkan dapat menjadi contoh dalam penanganan kasus serupa di masa mendatang. Perhatian terhadap kesehatan warga, khususnya mereka yang kurang mampu, menjadi hal yang sangat penting.
Kondisi Pasien dan Tindak Lanjut
Pasien yang diketahui sebagai penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) ini menderita penyakit yang menyebabkan kelainan kulit di sekujur tubuhnya. Kondisi ini membuatnya sangat menderita dan hanya bisa terbaring lemah di tempat tidur. Dalam video yang beredar, terlihat kulitnya yang keriput dan wajahnya yang menunjukkan rasa sakit yang luar biasa.
Berkat respon cepat dari pemerintah daerah, pasien akhirnya mendapatkan perawatan medis yang dibutuhkan. Tindak lanjut dari kasus ini diharapkan dapat mencegah kejadian serupa dan memastikan akses kesehatan yang merata bagi seluruh warga, tanpa memandang latar belakang sosial ekonomi.
Kejadian ini juga menjadi pengingat pentingnya peran serta masyarakat dalam mengawasi dan melaporkan kasus-kasus serupa. Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk memastikan setiap warga mendapatkan haknya atas kesehatan dan kesejahteraan.
Pemerintah daerah perlu terus meningkatkan sistem pelayanan kesehatan agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang kurang mampu, menjadi kunci utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Kesimpulan
Kasus warga Gowa yang sakit parah dan viral di media sosial ini mendapatkan respon cepat dari pemerintah daerah. Wagub Sulsel dan Bupati Gowa langsung berkoordinasi dan mengirimkan tim untuk memberikan bantuan medis. Kejadian ini menjadi pelajaran penting tentang pentingnya akses kesehatan yang merata dan peran serta masyarakat dalam mengawasi serta melaporkan kasus-kasus serupa.