PBSI Andalkan Lisa/Varrel, Angin Segar di Ganda Campuran?
PBSI membentuk pasangan ganda campuran baru, Lisa Ayu Kusumawati/Verrell Yustin Mulia, dengan harapan besar untuk meningkatkan performa dan regenerasi sektor tersebut, serta pasangan baru Apriyani Rahayu/Febi Setianingrum di ganda putri.
Jakarta, 5 April 2025 - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memasang harapan tinggi pada pasangan ganda campuran anyar, Lisa Ayu Kusumawati dan Verrell Yustin Mulia. Pasangan ini diharapkan menjadi angin segar bagi sektor ganda campuran Indonesia yang tengah membutuhkan regenerasi. Pembentukan pasangan ini dilakukan setelah melalui pengamatan intensif selama sesi latihan, melihat kecocokan pola permainan dan etos kerja mereka.
Pelatih kepala ganda campuran PBSI, Rionny Mainaky, menjelaskan bahwa Lisa dan Verrell dipilih karena dinilai memiliki kesamaan dalam hal pola permainan dan semangat juang yang tinggi. "Setelah beberapa kali dicoba berpasangan saat latihan, terlihat mereka cocok. Keduanya rajin dan tekun menjalani sesi latihan," ujar Rionny dalam keterangan resmi PBSI.
Pengalaman Lisa, yang berusia 25 tahun dan pernah berpasangan dengan Rehan Naufal Kusharjanto dan Rinov Rivaldy, diharapkan dapat membimbing Verrell, pemain muda berusia 20 tahun yang memiliki potensi besar. Debut resmi Lisa/Verrell akan dimulai di ajang BWF World Tour Super 300 Taiwan Open 2025 pada 6-11 Mei, kemudian dilanjutkan di Thailand Open 2025.
Harapan Besar PBSI untuk Lisa/Verrell
PBSI berharap pasangan Lisa/Verrell dapat menjadi penantang kompetitif di sektor ganda campuran. Mereka diharapkan mampu membawa angin segar dan variasi kekuatan dalam menghadapi turnamen-turnamen besar mendatang. Kehadiran pasangan ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional.
Rionny menambahkan, "Lisa punya jam terbang yang lebih tinggi, dan kami harapkan bisa membantu Verrell untuk cepat naik level. Sementara Verrell adalah pemain muda yang bisa berkembang lebih tinggi lagi jika diberi kesempatan." Dengan demikian, PBSI berharap kombinasi pengalaman dan potensi muda ini akan menghasilkan performa yang optimal.
Selain itu, PBSI juga berupaya meningkatkan performa sektor ganda putri dengan membentuk pasangan baru Apriyani Rahayu dan Febi Setianingrum. Keputusan ini diambil setelah evaluasi dari dua turnamen Eropa sebelumnya.
Apriyani/Febi: Duet Baru di Ganda Putri
Pelatih ganda putri Indonesia, Nitya Krishinda Maheswari, menjelaskan bahwa pembentukan pasangan Apriyani/Febi merupakan upaya untuk meningkatkan performa sektor ganda putri. "Dari hasil dua pertandingan Eropa kemarin dan setelah melakukan evaluasi, maka kami mencoba alternatif lain, yaitu Apri berpasangan dengan Febi,” ungkap Nitya.
Apriyani, yang baru pulih dari cedera, sebelumnya berpasangan dengan Siti Fadia Silva Ramadhanti. Meskipun menunjukkan perkembangan, mereka terhenti di perempat final Orleans Masters 2025 dan babak kedua All England 2025. Pembentukan pasangan Apriyani/Febi didasarkan pada pengalaman Apriyani dan potensi Febi yang dinilai memiliki gaya bermain yang saling melengkapi.
Nitya berharap pasangan baru ini dapat mencapai kesuksesan seperti saat Apriyani berpasangan dengan Fadia. "Febi merupakan salah satu pemain yang berpotensi, dengan bakat dan tipe permainan yang bagus. Gaya bermainnya cocok dengan Apri, sehingga diharapkan mereka bisa saling melengkapi dan tampil solid,” tambah Nitya. Harapannya, Apriyani dapat membimbing Febi menuju prestasi internasional.
Dengan pembentukan dua pasangan baru ini, PBSI menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dan meningkatkan prestasi bulu tangkis Indonesia di kancah internasional. Baik Lisa/Verrell maupun Apriyani/Febi diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi peningkatan prestasi bulu tangkis Indonesia di masa mendatang. Keberhasilan mereka akan menjadi bukti nyata dari strategi regenerasi dan pengembangan atlet muda yang dilakukan PBSI.