Rehan/Gloria Akhiri Tur Eropa di Polish Open 2025
Pasangan ganda campuran Indonesia, Rehan/Gloria, menutup rangkaian turnamen Eropa mereka di Polish Open 2025 setelah sebelumnya menorehkan prestasi gemilang di beberapa turnamen bergengsi.
Pasangan ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, telah menyelesaikan tur Eropa mereka dengan berlaga di International Challenge Polish Open 2025 di Polandia, yang berlangsung pada 19-23 Maret. Keikutsertaan mereka di turnamen ini merupakan bagian dari rencana kompetisi yang telah disusun sejak awal oleh pelatih mereka, Vita Marissa.
Keputusan untuk berkompetisi di Polish Open, meskipun ada turnamen lain dengan level lebih tinggi di Eropa, telah dipertimbangkan matang-matang. Prestasi Rehan/Gloria di turnamen sebelumnya, termasuk posisi runner-up di German Open dan Orleans Masters serta perempat final di All England 2025, menunjukkan performa yang mengesankan. Namun, jadwal padat empat turnamen berturut-turut juga menimbulkan tantangan tersendiri bagi stamina dan kondisi fisik mereka.
Meskipun lelah, Rehan dan Gloria tetap berkomitmen pada rencana yang telah disepakati. Hal ini ditegaskan oleh pelatih mereka, Vita Marissa, yang selalu berdiskusi dengan kedua atlet mengenai kondisi mereka. Komitmen dan kerja keras mereka patut diapresiasi, mengingat usia pasangan ini yang masih relatif muda dan baru memulai debutnya di awal tahun ini.
Pencapaian Gemilang di Eropa
Sepanjang tur Eropa, Rehan/Gloria telah menunjukkan peningkatan yang signifikan. Keberhasilan mereka mencapai babak final di dua turnamen bergengsi, German Open dan Orleans Masters, merupakan bukti nyata dari kerja keras dan latihan intensif yang telah mereka jalani. Bahkan, capaian mereka hingga perempat final di All England 2025 juga patut diacungi jempol, mengingat persaingan yang sangat ketat di turnamen tersebut.
Prestasi ini menjadi modal berharga bagi Rehan/Gloria untuk menghadapi tantangan selanjutnya. Meskipun Polish Open memiliki level yang berbeda dengan turnamen-turnamen sebelumnya, pengalaman dan kepercayaan diri yang telah mereka raih akan sangat membantu dalam menghadapi lawan-lawan mereka.
Pelatih Vita Marissa juga mengungkapkan bahwa peringkat Rehan/Gloria belum cukup untuk mengikuti Swiss Open 2025, turnamen yang memiliki level lebih tinggi dari Polish Open. Oleh karena itu, Polish Open menjadi alternatif yang tepat untuk mengakhiri tur Eropa mereka.
Tantangan di Polish Open
Di Polish Open 2025, Rehan/Gloria akan menghadapi pasangan tuan rumah, Jakub Lundsgaard/Malena Norrman, pada hari Jumat. Pertandingan ini akan menjadi ujian bagi kemampuan dan strategi permainan mereka. Meskipun menghadapi lawan dari tuan rumah, Rehan/Gloria diharapkan mampu menampilkan performa terbaik mereka dan memberikan perlawanan yang sengit.
Partisipasi di Polish Open menjadi penutup yang baik bagi tur Eropa Rehan/Gloria. Turnamen ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengasah kemampuan dan pengalaman bertanding di kancah internasional. Semoga pengalaman ini akan menjadi bekal berharga bagi mereka untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.
Meskipun level turnamen berbeda, partisipasi Rehan/Gloria di Polish Open tetap penting untuk menjaga konsistensi permainan dan meningkatkan peringkat mereka di kancah internasional. Dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia diharapkan dapat memberikan semangat tambahan bagi pasangan ganda campuran berbakat ini.
"Jadi sudah sepatutnya kami menghadapi tanggung jawab dengan apa yang sudah disepakati sebelumnya," kata Vita dalam keterangan tertulis PB Djarum. "Saya selalu berdiskusi dengan Rehan/Gloria mengenai kondisinya. Memang cukup melelahkan turun di empat turnamen secara beruntun, apalagi di tiga turnamen sebelumnya hasilnya cukup baik dan di dua turnamen bermain hingga final. Tetapi mereka terus menjaga komitmen yang telah disepakati," tambahnya.
Harapan untuk Masa Depan
Dengan pengalaman berharga yang didapat selama tur Eropa, Rehan/Gloria diharapkan dapat terus meningkatkan performa dan meraih prestasi yang lebih gemilang di masa mendatang. Dukungan dari pelatih dan PB Djarum akan sangat penting dalam perjalanan karier mereka.