Bulog Banyumas Gelar Pasar Murah Jelang Lebaran, Stok Beras Melimpah!
Bulog Banyumas gencar menggelar pasar murah untuk menekan harga pangan menjelang Lebaran 2025, dengan stok beras mencapai hampir 43 ribu ton.

Purwokerto, 25 Maret 2024 - Jelang Lebaran Idul Fitri 2025, Perum Bulog Cabang Banyumas, Jawa Tengah, gencar menggelar pasar murah untuk memastikan harga pangan tetap terjangkau bagi masyarakat. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, Korem 071/Wijayakusuma, PT Pos Indonesia, dan beberapa BUMN pangan lainnya. Pasar murah ini diadakan sebagai respons atas potensi kenaikan harga menjelang hari raya besar.
Pemimpin Perum Bulog Cabang Banyumas, Prawoko Setyo Aji, menjelaskan bahwa pasar murah bekerja sama dengan berbagai pihak ini rutin dilaksanakan. "Kami hingga saat ini terus melaksanakan kegiatan pasar murah yang digelar atas kerja sama dengan berbagai pihak," ujarnya di Purwokerto, Selasa sore. Keterlibatan BUMN pangan lainnya memastikan jangkauan pasar murah semakin luas dan efektif.
Salah satu strategi kunci yang dijalankan adalah memanfaatkan jaringan Kantor Pos. "Khusus pasar murah bersama sejumlah BUMN pangan, kegiatan tersebut digelar di setiap Kantor Pos, baik cabang maupun unit," tambah Prawoko. Hal ini diharapkan dapat mendekatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Pasar Murah di Kantor Pos dan Stok Beras Melimpah
Dengan adanya pasar murah di Kantor Pos, masyarakat dapat dengan mudah mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Bulog Banyumas memastikan ketersediaan stok yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri. Prawoko menghimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan sesuai kebutuhan. "Kendati demikian, dia mengimbau masyarakat untuk berbelanja dengan bijak sesuai yang dibutuhkan karena stok kebutuhan pokok masyarakat di Banyumas mencukupi kebutuhan," katanya.
Stok beras di gudang Bulog Banyumas mencapai angka yang signifikan. "Bahkan, stok beras di seluruh gudang Bulog Banyumas saat ini hampir mencapai 43 ribu ton sehingga sangat mencukupi kebutuhan masyarakat selama momentum Idul Fitri," ungkap Prawoko. Jumlah ini menunjukkan kesiapan Bulog dalam menghadapi peningkatan permintaan selama periode Lebaran.
Selain pasar murah, Bulog Banyumas juga aktif menyerap gabah hasil panen petani. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan mendukung petani. "Selain itu, Bulog Banyumas juga tengah melakukan penyerapan gabah hasil panen petani mengingat saat sekarang mulai memasuki masa panen raya," jelas Prawoko. Penyerapan gabah ini merupakan bagian integral dari upaya Bulog dalam menjaga ketersediaan pangan.
Penyerapan Gabah dan Antisipasi Libur Lebaran
Hingga saat ini, Bulog Banyumas telah berhasil menyerap lebih kurang 7.000 ton beras dan 5.200 ton gabah kering panen. Namun, masa panen raya bertepatan dengan libur Lebaran, sehingga berpotensi mengganggu proses penyerapan gabah. "Ia mengakui bahwa masa panen raya berbarengan dengan momentum Hari Raya Idul Fitri 1446 H sehingga tidak menutup kemungkinan banyak buruh atau pekerja penggilingan padi mitra Bulog yang libur," ungkap Prawoko.
Meskipun demikian, Bulog Banyumas telah menyiapkan strategi untuk mengatasi hal tersebut. "Semoga mereka libur tidak terlalu lama biar kita bisa melakukan sergab (serap gabah) kembali," harap Prawoko. Bulog Banyumas tetap menjalankan penyerapan gabah dengan mekanisme penjadwalan yang efektif, meskipun ada cuti bersama dan libur Lebaran.
Fleksibelitas dalam mekanisme penyerapan gabah menjadi kunci. "Kendati terdapat cuti bersama dan libur lebaran, Bulog Banyumas tetap melaksanakan penyerapan gabah hasil panen petani melalui mekanisme penjadwalan. Jika pengeringannya kosong, kata dia, petani bisa panen dan hasilnya langsung dibeli oleh Bulog dan langsung diproses penjemuran hingga giling. Petani juga bisa menjemur gabah hasil panen lebih dulu dan selanjutnya dijual ke mitra Bulog untuk digiling menjadi beras," jelas Prawoko. Hal ini memastikan kelancaran penyerapan gabah meskipun ada kendala operasional.
Dengan langkah-langkah strategis yang dilakukan, Bulog Banyumas berupaya untuk menjaga stabilitas harga pangan dan ketersediaan stok menjelang Lebaran Idul Fitri 2025. Komitmen ini menunjukkan peran penting Bulog dalam menjamin ketahanan pangan nasional.