Dramatis! Tim SAR Evakuasi Pencari Enceng Gondok Terjebak di Danau Rawapening
Petualangan menegangkan seorang pencari enceng gondok yang terjebak di tengah Danau Rawapening selama semalaman akhirnya berakhir setelah Tim SAR berhasil melakukan evakuasi.

Semarang, 18 Maret 2024 (ANTARA) - Sebuah operasi penyelamatan dramatis dilakukan oleh Tim SAR di Danau Rawapening, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Marjono (70), seorang pencari enceng gondok, terjebak di tengah danau selama semalaman akibat cuaca buruk yang menyebabkan perahunya terbawa arus.
Peristiwa bermula pada Senin (17/3) siang ketika Marjono, warga Tuntang, Kabupaten Semarang, tengah mencari enceng gondok. Angin kencang yang tiba-tiba menerjang Danau Rawapening mengakibatkan perahu dan enceng gondok terbawa arus dengan deras. Perahu Marjono pun terjebak di antara hamparan enceng gondok yang tebal, membuatnya tak berdaya dan tak mampu kembali ke tepi danau.
Saksi mata menyebutkan, korban sempat meminta bantuan kepada para pemancing di sekitar lokasi. Namun, kondisi cuaca yang buruk, dengan angin kencang dan gelombang air yang cukup tinggi, membuat upaya pertolongan dari warga sekitar menjadi mustahil. Marjono akhirnya terjebak di tengah danau hingga pagi hari.
Evakuasi di Tengah Hamparan Enceng Gondok
Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono, menjelaskan bahwa Tim SAR yang diterjunkan menemukan Marjono berada di atas perahunya sekitar 200 meter dari titik awal kejadian. Kondisi tersebut cukup menyulitkan proses evakuasi karena hamparan enceng gondok yang tebal membuat perahu SAR kesulitan mendekat.
"Perahu korban terjebak di tengah enceng gondok, sehingga tidak bisa bergerak," ungkap Budiono menjelaskan kronologi kejadian. Kondisi ini memaksa petugas SAR untuk mengambil tindakan penyelamatan dengan cara berenang melintasi hamparan enceng gondok yang menutupi permukaan danau.
Tantangan tersebut berhasil diatasi oleh Tim SAR dengan profesionalisme dan keberanian mereka. Dengan hati-hati, mereka berenang mendekati korban, dan berhasil membawa Marjono kembali ke daratan dengan selamat. Kondisi kesehatan Marjono setelah dievakuasi dilaporkan stabil.
Kondisi Danau Rawapening dan Bahaya yang Mengintai
Kejadian ini menyoroti potensi bahaya yang mengintai di Danau Rawapening, khususnya bagi mereka yang mencari nafkah dengan memanfaatkan sumber daya alam di danau tersebut. Kondisi cuaca yang berubah-ubah dan keberadaan enceng gondok yang dapat menghalangi jalur pelayaran merupakan faktor risiko yang perlu diwaspadai.
Kejadian ini juga menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan bagi para pencari enceng gondok dan nelayan di Danau Rawapening. Mungkin perlu adanya pelatihan dan edukasi mengenai keselamatan kerja di perairan serta peningkatan infrastruktur keselamatan di sekitar danau.
Pihak berwenang perlu mempertimbangkan langkah-langkah untuk mengurangi risiko kecelakaan serupa di masa mendatang. Hal ini bisa mencakup peningkatan sistem peringatan dini cuaca buruk, penyediaan alat keselamatan yang memadai, serta sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya keselamatan di perairan.
Evakuasi Marjono menjadi bukti nyata dedikasi dan profesionalisme Tim SAR dalam menjalankan tugasnya. Keberhasilan penyelamatan ini patut diapresiasi, sekaligus menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya di sekitar kita.