Nelayan Hilang Dilaut Garut, Tim SAR Kerahkan Tim Pencarian
Seorang nelayan bernama Rohidin Maulana hilang setelah perahunya, Cahaya Illahi, terbalik di perairan Sayang Heulang, Garut, diduga akibat cuaca buruk; Tim SAR Bandung langsung diterjunkan untuk melakukan pencarian.

Garut, 27 Maret 2024 - Sebuah peristiwa nahas menimpa seorang nelayan di perairan Sayang Heulang, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Perahu nelayan bernama Rohidin Maulana (34) terbalik, dan nelayan tersebut dilaporkan hilang dan diduga tenggelam. Kejadian ini terjadi pada Kamis pagi, sekitar pukul 12.20 WIB, dan langsung memicu respon cepat dari tim SAR.
Perahu yang digunakan korban, bernama Cahaya Illahi, ditemukan terbalik oleh nelayan lain yang hendak melaut. Laporan tersebut kemudian diterima oleh Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Garut, yang selanjutnya berkoordinasi dengan Kantor SAR Bandung untuk memulai operasi pencarian dan penyelamatan.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa tim penyelamat dari Pos SAR Tasikmalaya langsung dikerahkan ke lokasi kejadian begitu menerima laporan. Cuaca buruk diduga menjadi penyebab utama kecelakaan laut ini.
Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Sayang Heulang
Tim SAR gabungan yang terdiri dari berbagai instansi, termasuk Kantor SAR Bandung, Satpolairud Polres Garut, dan dibantu oleh nelayan setempat, bahu membahu melakukan pencarian terhadap Rohidin Maulana. Upaya pencarian difokuskan di sekitar lokasi perahu ditemukan terbalik, di perairan Sayang Heulang.
Kepala Satpolairud Polres Garut, Iptu Aep Saprudin, menjelaskan bahwa korban merupakan warga Desa Sukakerta, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang. Pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari nelayan yang menemukan perahu Cahaya Illahi dalam keadaan terbalik.
"Anggota Satpolairud Polres Garut bersama warga nelayan segera memberikan bantuan SAR dan mengevakuasi perahu tersebut," ujar Iptu Aep Saprudin. Evakuasi perahu dilakukan sebagai bagian dari upaya awal dalam proses pencarian korban.
Proses pencarian melibatkan berbagai peralatan dan teknik pencarian yang sesuai dengan kondisi perairan. Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan pencarian akan terus diupdate oleh pihak berwenang.
Kronologi Kejadian dan Upaya Pencarian
Berdasarkan keterangan saksi, perahu Cahaya Illahi yang dinahkodai Rohidin Maulana terbalik diduga akibat cuaca buruk yang terjadi di tengah laut. Saksi mata langsung melaporkan kejadian ini kepada Satpolairud Polres Garut.
Tim SAR Bandung, setelah menerima laporan dari Satpolairud, segera berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk melancarkan operasi pencarian dan penyelamatan. Koordinasi antar instansi ini sangat krusial dalam memastikan efektivitas pencarian.
Proses pencarian melibatkan berbagai sumber daya, termasuk personel terlatih, perahu, dan peralatan lainnya yang dibutuhkan untuk melakukan pencarian di area perairan yang luas. Semoga upaya pencarian ini membuahkan hasil dan korban dapat segera ditemukan.
Sampai berita ini diturunkan, pencarian terhadap Rohidin Maulana masih terus dilakukan. Doa dan harapan agar korban segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Pihak berwenang mengimbau para nelayan untuk selalu waspada terhadap kondisi cuaca sebelum melaut dan untuk selalu memprioritaskan keselamatan.