Gubernur Papua Jamin Ketersediaan Pangan Jelang Ramadhan, Operasi Pasar Dilakukan
Gubernur Papua, Ramses Limbong, menjamin ketersediaan pangan jelang Ramadhan 1446 H dan akan melakukan operasi pasar serta pasar murah untuk menjaga stabilitas harga.

Penjabat Gubernur Papua, Ramses Limbong, memastikan ketersediaan pangan aman jelang Ramadhan 1446 H di Jayapura pada Selasa, 25 Februari 2024. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Gubernur untuk menenangkan masyarakat, khususnya umat Muslim, agar tidak khawatir akan kekurangan bahan pokok. Langkah-langkah konkret pun telah disiapkan pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan komoditas penting.
Berdasarkan pantauan langsung dari dinas terkait, stok komoditas seperti cabai, bawang merah, bawang putih, dan komoditas pertanian lainnya dilaporkan dalam kondisi stabil. Hal ini menunjukkan kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi peningkatan permintaan menjelang bulan suci Ramadhan. Gubernur menekankan pentingnya pengawasan untuk mencegah praktik curang yang dapat memicu kenaikan harga.
Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan. Untuk mencapai hal tersebut, berbagai strategi telah disusun, termasuk operasi pasar dan pasar murah. Langkah-langkah ini bertujuan untuk memastikan akses masyarakat terhadap komoditas pangan tetap terjaga dengan harga yang terjangkau, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan.
Pemerintah Provinsi Papua Siapkan Operasi Pasar dan Pasar Murah
Gubernur Ramses Limbong menegaskan bahwa operasi pasar dan Gerakan Pasar Murah akan segera dilaksanakan. Ini merupakan upaya proaktif pemerintah dalam mengantisipasi potensi kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan seperti Ramadhan. Dengan adanya operasi pasar dan pasar murah, diharapkan masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang stabil dan terjangkau.
Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) setempat juga turut berperan aktif dalam memantau komoditas pertanian sehari-hari. Fokus pengawasan diarahkan pada komoditas utama yang dibutuhkan masyarakat. Pedagang diminta untuk tidak melakukan manipulasi harga dan bertindak jujur dalam berjualan.
Gubernur meminta dinas terkait untuk secara intensif memantau harga komoditas agar tidak terjadi kenaikan harga yang signifikan menjelang Ramadhan. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk melindungi kepentingan masyarakat dan memastikan ketersediaan pangan yang cukup dengan harga yang wajar.
Koordinasi Antar Lembaga untuk Ketersediaan Pangan
Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura dan Pangan setempat, Lunanka Daimboa, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan berbagai mitra kerja pemerintah, seperti Bulog, Kantor Pos, dan mitra lainnya untuk memastikan kelancaran distribusi pangan.
Kerjasama ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam menjaga ketersediaan pangan. Dengan adanya koordinasi yang baik, diharapkan distribusi komoditas pangan dapat berjalan lancar dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Operasi pasar dan gerakan pangan murah akan dimaksimalkan, termasuk dengan mengaktifkan kios pangan. Upaya ini diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara efektif dan efisien.
Inovasi Pasar Murah Ramadhan
Sebagai inovasi, pasar murah kali ini tidak hanya akan digelar di lapangan terbuka, tetapi juga akan diadakan di masjid-masjid. Strategi ini diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih tepat sasaran dan memudahkan akses masyarakat terhadap bahan pokok yang dibutuhkan.
Dengan adanya strategi yang terencana dan terintegrasi, diharapkan masyarakat dapat menyambut bulan Ramadhan dengan tenang dan nyaman tanpa harus khawatir akan ketersediaan dan harga pangan.
Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen untuk terus memantau dan memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga hingga setelah bulan Ramadhan. Kerjasama dan koordinasi yang baik antara pemerintah dan berbagai pihak terkait akan menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di Papua.