Gubernur Sulbar: Kritik Diterima Jika Rasional dan Berbasis Fakta
Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, membuka ruang dialog dan menerima kritik mahasiswa, namun menekankan pentingnya kritik yang rasional, berdasar fakta, dan sesuai aturan hukum untuk kemajuan pembangunan daerah.

Mamuju, 29 Maret 2024 - Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, menyampaikan kesiapannya menerima kritik dari mahasiswa dan masyarakat, dengan catatan kritik tersebut disampaikan secara rasional, berlandaskan fakta, dan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Gubernur Suhardi Duka di Mamuju, Sabtu lalu, menanggapi dinamika demonstrasi yang kerap terjadi di daerah tersebut.
Dalam keterangannya, Gubernur Suhardi menekankan pentingnya penyampaian kritik yang konstruktif. Ia menjelaskan, "Saya tidak akan melarang mahasiswa di Sulbar ini untuk melakukan kritik dalam bentuk demo, namun demo itu harus rasional dan sesuai dengan fakta yang terjadi." Beliau menambahkan bahwa demonstrasi yang ideal adalah demonstrasi yang memiliki tuntutan jelas, terarah pada pelanggaran spesifik, dan dilakukan sesuai prosedur hukum. Tujuan utamanya, menurut Gubernur, adalah untuk mendorong peningkatan pembangunan di Sulawesi Barat.
Lebih lanjut, Gubernur Suhardi memberikan batasan terhadap demonstrasi yang tidak rasional. Beliau menyatakan bahwa demonstrasi yang didasari oleh dugaan tanpa bukti, memiliki tuntutan yang tidak jelas, dan berpotensi merusak citra berbagai pihak, bukanlah bentuk demokrasi yang sehat. Menurutnya, demonstrasi semacam itu justru akan menghambat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat.
Dukungan Terhadap Demokrasi yang Sehat
Gubernur Suhardi Duka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung terciptanya demokrasi yang sehat di Sulawesi Barat. Pemerintah Provinsi Sulbar, tegasnya, membuka ruang dialog seluas-luasnya bagi masyarakat dan mahasiswa untuk berdiskusi dan bertukar pikiran demi kemajuan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal ini menunjukkan komitmen Pemprov Sulbar dalam menghargai aspirasi rakyat.
Pemprov Sulbar, lanjut Gubernur, sangat terbuka dan menghargai demokrasi. Oleh karena itu, ruang dialog selalu tersedia untuk menemukan solusi bersama atas berbagai permasalahan yang dihadapi. Dengan pendekatan kolaboratif ini, diharapkan berbagai masalah dapat diselesaikan secara efektif dan efisien, demi terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan.
Komitmen Pemprov Sulbar dalam membangun dialog tercermin dalam kesediaan untuk selalu berdiskusi dan mencari solusi bersama. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah tidak menutup diri terhadap kritik dan aspirasi masyarakat, melainkan justru berupaya untuk melibatkan seluruh pihak dalam proses pembangunan.
Program Pro-Rakyat untuk Kesejahteraan Masyarakat
Gubernur Suhardi Duka juga menyampaikan bahwa Pemprov Sulbar berkomitmen untuk menjalankan program-program pro-rakyat di berbagai sektor. Program-program tersebut difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai sektor unggulan, seperti pertanian, perikanan, dan peternakan. Upaya ini diharapkan dapat menekan angka kemiskinan dan meningkatkan perekonomian daerah.
Dengan fokus pada sektor riil seperti pertanian, perikanan, dan peternakan, Pemprov Sulbar berupaya untuk memberdayakan masyarakat dan meningkatkan pendapatan mereka. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja dan mengurangi kesenjangan ekonomi di Sulawesi Barat.
Pemprov Sulbar berharap program-program tersebut dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan secara menyeluruh. Pemerintah daerah terus berupaya untuk meningkatkan kualitas program dan memastikan efektivitasnya dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Gubernur Suhardi berharap masyarakat terus mendukung dan membangun kebersamaan dengan pemerintah dalam melaksanakan pembangunan di Sulbar. Dukungan dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk mewujudkan peningkatan pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat.