Gunung Marapi Erupsi Lagi! Sebaran Abu Vulkanik Mengarah ke Timur
Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali erupsi pada Kamis sore, menyemburkan abu vulkanik setinggi 400 meter ke arah timur; pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk waspada.

Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dengan erupsi pada Kamis sore, 3 April 2024, pukul 18.04 WIB. Erupsi ini tercatat menyemburkan abu vulkanik berwarna kelabu dengan intensitas tebal yang mengarah ke timur. Kejadian ini menambah daftar erupsi gunung berapi tersebut dalam beberapa hari terakhir, menimbulkan kekhawatiran dan imbauan kewaspadaan dari pihak berwenang.
Petugas Pos Gunung Api (PGA) Gunung Marapi, Teguh, melaporkan bahwa kolom abu teramati mencapai ketinggian sekitar 400 meter di atas puncak gunung. Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum milimeter dan berlangsung selama kurang lebih 1 menit 15 detik. Ini merupakan erupsi kedua yang terjadi pada hari Kamis, setelah letusan pertama terjadi pada pukul 07.12 WIB dengan kolom abu mencapai ketinggian 1.500 meter.
Sejak tanggal 1 April 2024 hingga saat ini, Gunung Marapi telah mengalami lima kali erupsi. Aktivitas vulkanik yang meningkat ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dan masyarakat sekitar. Pihak berwenang terus memantau perkembangan situasi dan memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan yang diberikan.
Erupsi Gunung Marapi dan Imbauan Waspada
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah menetapkan status Gunung Marapi pada Level II atau Waspada. Dengan status ini, PVMBG mengeluarkan beberapa rekomendasi penting untuk keselamatan masyarakat. Masyarakat di sekitar Gunung Marapi, khususnya para pendaki dan pengunjung, diimbau untuk tidak memasuki atau melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat erupsi, yaitu Kawah Verbeek.
Imbauan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya korban jiwa akibat erupsi susulan atau dampak lain dari aktivitas vulkanik. Area tersebut dianggap rawan bahaya dan potensi ancaman cukup tinggi. Oleh karena itu, kepatuhan masyarakat terhadap imbauan ini sangat penting untuk menjaga keamanan dan keselamatan.
Selain itu, PVMBG juga mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar lembah, aliran, atau bantaran sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi untuk selalu waspada terhadap potensi ancaman bahaya banjir lahar hujan. Hal ini terutama perlu diwaspadai selama musim hujan, karena material vulkanik yang terbawa air hujan dapat menyebabkan banjir lahar yang membahayakan.
Data Teknis Erupsi Gunung Marapi
Berikut beberapa poin penting terkait data teknis erupsi Gunung Marapi:
- Waktu Erupsi Kedua: Kamis, 3 April 2024, pukul 18.04 WIB
- Tinggi Kolom Abu: Sekitar 400 meter di atas puncak
- Warna Abu: Kelabu
- Intensitas: Tebal, mengarah ke timur
- Durasi: Sekitar 1 menit 15 detik
- Jumlah Erupsi Sejak 1 April 2024: Lima kali
- Tinggi Kolom Abu Tertinggi: 1.500 meter
- Status Gunung Marapi: Level II (Waspada)
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari pihak berwenang. Selalu pantau informasi terkini dari sumber terpercaya, seperti PVMBG dan BMKG, untuk mendapatkan informasi yang akurat dan up-to-date mengenai aktivitas Gunung Marapi.
Dengan adanya peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Marapi, kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi bahaya yang mungkin terjadi. Semoga situasi dapat segera terkendali dan masyarakat sekitar tetap aman.