{{caption}}
Energi Terbarukan: Penopang Baru Ekonomi Kepulauan Riau?

Bank Indonesia Kepri memprediksi energi terbarukan akan menjadi sektor ekonomi baru di Kepri, selain sektor industri pengolahan dan perdagangan, ditunjang pertumbuhan ekonomi 5,16 persen di triwulan I 2025.

{{caption}}
Pertumbuhan Ekonomi Kepri Stabil, Diprediksi Meningkat hingga 5,6 Persen di 2025

Pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau (Kepri) yang stabil dan positif diprediksi meningkat hingga kisaran 4,8-5,6 persen pada tahun 2025, didorong oleh berbagai faktor positif, termasuk kebijakan moneter dan investasi KEK.

{{caption}}
Investasi Kepri Tembus Rp47 Triliun di 2024, Lampaui Target!

Realisasi investasi di Kepulauan Riau pada 2024 mencapai Rp47 triliun, melampaui target RPJMD dan target nasional, didominasi sektor industri dan berdampak positif pada perekonomian daerah.

{{caption}}
Kepri Pacu Ekspor, Bidik Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2025

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) genjot ekspor produk unggulan seperti besi baja dan perkapalan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen pada tahun 2025, didukung peningkatan produksi alumina dan investasi.

{{caption}}
Pajak Kepri 2024: Industri Pengolahan sebagai Penyumbang Utama

Industri pengolahan menjadi penyumbang terbesar penerimaan pajak di Kepri pada 2024, mencapai Rp5,32 triliun atau 45,64 persen dari total penerimaan, didorong oleh FTZ dan KEK, serta keunggulan ekonomi yang stabil meskipun terjadi fluktuasi harga global.

{{caption}}
Pertumbuhan Ekonomi Kepri Triwulan IV-2024 Capai 6,94 Persen

Perekonomian Kepri tumbuh signifikan pada triwulan IV-2024, mencapai 6,94 persen (q-to-q) dan didorong oleh sektor industri pengolahan, konstruksi, serta pariwisata, meskipun pertumbuhan ekonomi tahunan sedikit melambat.