KAI Angkut 2,28 Juta Pemudik Selama Lebaran 2025: Tingginya Minat Masyarakat Terhadap Transportasi Kereta Api
PT Kereta Api Indonesia (KAI) berhasil mengangkut lebih dari 2,2 juta pemudik selama periode mudik Lebaran 2025, dengan tingkat okupansi mencapai 81,43 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat keberhasilan dalam melayani arus mudik Lebaran Idul Fitri 1446 H tahun 2025. Selama periode angkutan Lebaran, yang berlangsung dari tanggal 21 Maret hingga 1 April 2025, KAI telah memberangkatkan 2.281.041 pemudik di wilayah operasional Pulau Jawa dan Sumatera. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menggunakan transportasi kereta api selama periode mudik Lebaran tahun ini. Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, mengonfirmasi angka tersebut pada Rabu lalu di Jakarta.
Stasiun-stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi meliputi Stasiun Pasar Senen, Gambir, Yogyakarta, Surabaya Gubeng, Semarang Tawang Bank Jateng, Surabaya Pasar Turi, Semarang Poncol, Bekasi, Bandung, dan Purwokerto. Data ini menunjukkan distribusi pemudik yang merata di berbagai kota besar di Pulau Jawa. KAI telah mempersiapkan diri dengan menyediakan kapasitas angkutan yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode mudik dan balik Lebaran.
Keberhasilan KAI dalam melayani pemudik ini menunjukkan kesiapan dan efisiensi dalam mengelola transportasi kereta api selama periode puncak seperti Lebaran. Tingginya angka keberangkatan ini juga mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang diberikan oleh KAI. Lebih lanjut, KAI juga menekankan pentingnya kepatuhan penumpang terhadap aturan penggunaan fasilitas di dalam kereta api demi kenyamanan dan keselamatan bersama.
Tingkat Okupansi dan Kapasitas Tempat Duduk
KAI telah menyediakan total kapasitas angkutan sebanyak 4.591.510 tempat duduk untuk periode perjalanan mudik dan balik Lebaran 2025, yang berlangsung dari tanggal 21 Maret hingga 11 April 2025. Dari total kapasitas tersebut, 3.443.832 tempat duduk dialokasikan untuk layanan Kereta Api Jarak Jauh (KA JJ), sedangkan 1.147.678 tempat duduk diperuntukkan bagi layanan Kereta Api Lokal. Hingga 2 April 2025 pukul 07.00 WIB, penjualan tiket menunjukkan tren positif dengan total 3.738.769 tiket telah terjual, atau sekitar 81,43 persen dari total kapasitas yang disediakan.
Rincian penjualan tiket menunjukkan bahwa tiket KA Jarak Jauh yang telah terjual mencapai 3.258.434 tiket dengan tingkat okupansi sebesar 94,62 persen. Sementara itu, tiket KA Lokal terjual sebanyak 480.335 tiket atau 41,85 persen dari total kapasitas yang tersedia. Perbedaan tingkat okupansi antara KA Jarak Jauh dan KA Lokal menunjukkan perbedaan pola perjalanan masyarakat selama periode Lebaran.
Tingginya tingkat okupansi pada KA Jarak Jauh menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan jarak jauh menggunakan kereta api. Sementara itu, tingkat okupansi KA Lokal yang lebih rendah mencerminkan pilihan moda transportasi lain untuk perjalanan jarak pendek. Data ini memberikan gambaran yang komprehensif mengenai pola perjalanan masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Imbauan KAI Terkait Penggunaan Fasilitas di Dalam Kereta
Di tengah tingginya volume perjalanan, KAI mengingatkan para pelanggan untuk selalu mematuhi aturan penggunaan fasilitas di dalam kereta api. Salah satu poin penting yang diimbau adalah penggunaan stop kontak atau colokan listrik. Fasilitas stop kontak di setiap kursi kereta api hanya diperuntukkan untuk pengisian daya perangkat elektronik pribadi seperti ponsel, tablet, atau laptop.
Penggunaan stop kontak untuk perangkat elektronik lain, terutama peralatan elektronik rumah tangga, sangat dilarang. Hal ini dikarenakan dapat mengganggu kenyamanan penumpang lain dan berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan. Penggunaan perangkat elektronik dengan daya besar yang berlebihan dapat berdampak pada sistem kelistrikan kereta secara keseluruhan. Oleh karena itu, KAI mengimbau seluruh pelanggan untuk mematuhi aturan demi menjaga kenyamanan dan keselamatan bersama.
Selain itu, KAI juga memastikan respons cepat terhadap setiap kendala yang dialami penumpang selama perjalanan. Komitmen ini menunjukkan upaya KAI untuk memberikan layanan terbaik kepada para pelanggannya. KAI terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan memastikan kenyamanan penumpang selama perjalanan kereta api.
Kesimpulannya, KAI berhasil melayani jutaan pemudik selama Lebaran 2025 dengan tingkat okupansi yang tinggi. Keberhasilan ini juga diiringi dengan imbauan kepada penumpang untuk mematuhi aturan penggunaan fasilitas di dalam kereta api demi kenyamanan dan keselamatan bersama. KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanannya dan memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi para pelanggan.