KAI Tambah 380 Perjalanan Kereta Api Jelang Lebaran 2025
PT Kereta Api Indonesia (KAI) menambah 380 perjalanan kereta api jarak jauh untuk mengantisipasi lonjakan pemudik selama Lebaran 2025, dengan peningkatan kapasitas tempat duduk hingga 194.260 kursi.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengumumkan penambahan 380 perjalanan kereta api jarak jauh (KAJJ) untuk menghadapi lonjakan penumpang selama periode mudik Lebaran 2025. Penambahan ini, rata-rata 17 perjalanan tambahan per hari, merupakan upaya KAI untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan masyarakat selama masa liburan Idul Fitri.
Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa penambahan perjalanan kereta api ini difokuskan pada dua stasiun utama di Jakarta, yaitu Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen. Stasiun Gambir akan melayani 255 perjalanan tambahan, sementara Stasiun Pasar Senen akan melayani 125 perjalanan tambahan. Total kapasitas tempat duduk tambahan yang disediakan mencapai 194.260 kursi.
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap peningkatan volume penumpang KAJJ di wilayah Daop 1 Jakarta yang terus meningkat setiap tahunnya, terutama menjelang Lebaran. Penambahan kapasitas tempat duduk diharapkan mampu mengakomodasi lonjakan permintaan tiket kereta api selama periode mudik Lebaran 2025.
Penambahan Perjalanan dan Kapasitas Tempat Duduk
Rincian penambahan perjalanan kereta api menunjukkan Stasiun Gambir mendapatkan tambahan 255 perjalanan, atau rata-rata 12 perjalanan per hari, dengan tambahan kapasitas 126.286 kursi (sekitar 5.740 kursi per hari). Sementara itu, Stasiun Pasar Senen mendapatkan tambahan 125 perjalanan, atau rata-rata 5 perjalanan per hari, dengan tambahan kapasitas 67.974 kursi (sekitar 3.089 kursi per hari).
Dengan penambahan ini, KAI berharap dapat memberikan fleksibilitas lebih besar kepada masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik Lebaran. Ketersediaan kursi tambahan diharapkan dapat mengurangi kepadatan dan antrean dalam pembelian tiket kereta api.
"Untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pemudik, Daop 1 Jakarta mengoperasikan 380 perjalanan KA tambahan, dengan total kapasitas 194.260 seat," kata Ixfan Hendriwintoko.
Okupansi Tiket dan Perencanaan Perjalanan
Data yang dirilis KAI menunjukkan tingginya permintaan tiket kereta api selama periode angkutan Lebaran 2025, yaitu 21 Maret hingga 11 April 2025. Selama periode tersebut, KAI mengoperasikan 1.876 perjalanan KAJJ dengan total kapasitas 1.047.380 kursi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 750.188 tiket telah terjual, menunjukkan okupansi sebesar 72 persen.
Okupansi di Stasiun Gambir mencapai 59 persen, sementara okupansi di Stasiun Pasar Senen mencapai 79 persen. Tingginya okupansi ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menggunakan kereta api sebagai moda transportasi utama selama mudik Lebaran.
KAI mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini dan memesan tiket melalui aplikasi KAI Access atau kanal resmi lainnya untuk menghindari kehabisan tiket.
Antisipasi Lonjakan Penumpang di Hari H
Data penjualan tiket menunjukkan tingginya okupansi pada periode mendekati dan selama hari raya Idul Fitri. Pada periode 21-30 Maret 2025, okupansi mencapai 96 persen dengan 455.974 tiket terjual dari total kapasitas 472.762 kursi. Bahkan pada hari H Lebaran (31 Maret dan 1 April 2025), okupansi mencapai 96 persen dengan 91.640 tiket terjual dari kapasitas 95.400 kursi. Hal ini menunjukkan tingginya permintaan perjalanan di puncak musim mudik.
Pada H-1 Lebaran (30 Maret 2025), okupansi bahkan mencapai lebih dari 100 persen di Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen, dengan tiket yang terjual melebihi kapasitas kursi yang tersedia. Ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk mudik menggunakan kereta api.
Dengan adanya penambahan perjalanan kereta api ini, KAI berharap dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan memastikan kenyamanan serta keamanan perjalanan bagi seluruh pemudik selama Lebaran 2025.
KAI juga kembali mengingatkan masyarakat untuk memesan tiket jauh-jauh hari melalui aplikasi resmi KAI Access untuk menghindari kendala di kemudian hari.