12 Ribu Pemudik Berangkat dari Stasiun Gambir, H-7 Lebaran 2025
Jelang Lebaran 2025, Stasiun Gambir Jakarta telah memberangkatkan 12 ribu pemudik pada H-7, dengan lonjakan penumpang diprediksi terjadi pada puncak arus mudik.

Jakarta, 24 Maret 2025 - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Didiek Hartantyo, mengumumkan bahwa sekitar 12 ribu pemudik telah berangkat dari Stasiun Gambir, Jakarta, pada Senin, 24 Maret 2025, atau H-7 Lebaran. Angka ini diprediksi akan terus meningkat hingga mencapai puncaknya pada tanggal 28 dan 29 Maret 2025.
KAI telah menyiapkan lebih dari 4,5 juta tempat duduk untuk angkutan Lebaran 2025. Rinciannya, lebih dari 3,4 juta kursi untuk kereta api jarak jauh (KA JJ) dan lebih dari 1,1 juta kursi untuk kereta api lokal. Keberangkatan dari Stasiun Gambir hari ini mencapai 52 persen dari total kapasitas. Jika dihitung bersama penumpang dari Stasiun Bekasi dan Jatinegara, persentase keberangkatan mencapai 72 persen.
Selain Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen juga mencatatkan keberangkatan yang tinggi, yaitu sekitar 17 ribu pemudik pada hari yang sama. Lonjakan penumpang juga diperkirakan terjadi di stasiun-stasiun lain di Daop 1 Jakarta, seperti Jatinegara, Cikarang, dan Karawang.
Rute Kereta Api dengan Penumpang Terbanyak
Beberapa rute kereta api dari Daop 1 Jakarta menunjukan volume penumpang tertinggi selama musim mudik Lebaran 2025. Gambir-Yogyakarta memimpin dengan 30.038 penumpang, diikuti Gambir-Semarang Tawang Bank Jateng (26.478 penumpang), Pasar Senen-Surabaya Pasarturi (22.638 penumpang), dan beberapa rute populer lainnya.
Data penjualan tiket hingga Senin pukul 07.00 WIB menunjukkan angka yang signifikan. Sebanyak 2.763.025 tiket telah terjual, terdiri dari 2.577.897 tiket KA JJ dan 185.128 tiket KA lokal. Angka ini menunjukkan tingginya animo masyarakat untuk menggunakan kereta api sebagai moda transportasi mudik Lebaran tahun ini.
Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, KAI mengoperasikan 9.656 perjalanan kereta api selama periode Angkutan Lebaran, meningkat 8 persen dibandingkan tahun lalu. Sebagai antisipasi lonjakan penumpang, KAI juga menyiapkan 1.080 perjalanan kereta api ekstra.
Antisipasi Lonjakan Penumpang
PT KAI terus berupaya meningkatkan pelayanan dan kapasitas untuk menghadapi lonjakan penumpang selama musim mudik Lebaran. Penambahan perjalanan kereta api ekstra dan peningkatan koordinasi antar stasiun menjadi beberapa langkah yang dilakukan untuk memastikan kelancaran perjalanan para pemudik.
"Kami terus memantau situasi dan melakukan penyesuaian agar perjalanan mudik Lebaran 2025 dapat berjalan lancar dan nyaman bagi seluruh penumpang," ujar Didiek Hartantyo.
Selain itu, PT KAI juga mengimbau para pemudik untuk membeli tiket kereta api jauh-jauh hari dan selalu mengecek informasi terbaru mengenai jadwal keberangkatan melalui kanal resmi KAI agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Dengan persiapan yang matang dan antisipasi lonjakan penumpang, diharapkan arus mudik Lebaran 2025 dapat berjalan dengan lancar dan aman.
Jumlah penumpang yang signifikan pada H-7 Lebaran menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menggunakan kereta api sebagai moda transportasi mudik. Hal ini menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi PT KAI untuk terus meningkatkan pelayanan dan fasilitas demi kenyamanan para pemudik.