Kebakaran Gedung ATR/BPN: Menteri Nusron Pastikan Musibah, Bukan Penghapusan Barang Bukti
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid memastikan kebakaran di gedung kementeriannya murni musibah dan bukan upaya menghilangkan barang bukti terkait kasus pertanahan, meskipun penyelidikan masih berlangsung.

Jakarta, 9 September 2023 - Sebuah kebakaran terjadi di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pada Minggu malam. Kejadian ini langsung menjadi sorotan, namun Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, dengan tegas menyatakan bahwa insiden tersebut murni musibah dan sama sekali bukan upaya untuk menghilangkan barang bukti terkait kasus pertanahan.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 23.00 WIB berlokasi di Biro Hubungan Masyarakat (Humas) yang berada di lantai 1 gedung kementerian. Beruntung, respon cepat dari tim pemadam kebakaran Jakarta Selatan berhasil mencegah meluasnya api. Menteri Nusron, yang langsung mendatangi lokasi kejadian, memberikan apresiasi tinggi atas kecepatan dan efisiensi tim pemadam kebakaran dalam menangani situasi tersebut. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Jakarta Selatan atas dukungannya.
Penjelasan Menteri dan Pihak Berwenang
"Yang terbakar itu bagian Humas, di sana tidak ada dokumen HGB, HGU, atau apapun, jadi tidak ada yang namanya penghilangan barang bukti," tegas Menteri Nusron kepada awak media. Pernyataan ini bertujuan untuk meredakan spekulasi yang beredar terkait kemungkinan kebakaran sebagai upaya menghilangkan bukti dalam kasus pertanahan.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian ATR, Harison Mocodompis, menambahkan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Namun, ia menekankan bahwa penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan oleh pihak berwenang untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut. Saat ini, lokasi kebakaran telah diberi garis polisi untuk mempermudah proses investigasi.
Langkah-langkah Selanjutnya dan Investigasi
Meskipun Menteri Nusron memastikan kebakaran bukan upaya menghilangkan barang bukti, proses investigasi tetap berjalan. Pihak berwenang akan menyelidiki secara menyeluruh untuk memastikan penyebab pasti kebakaran dan memastikan tidak ada unsur kesengajaan. Selain itu, pendataan kerusakan dokumen dan peralatan juga akan dilakukan.
Sebagai langkah antisipasi, Kementerian ATR/BPN berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan dan mitigasi risiko kebakaran di gedung. Tujuannya adalah untuk mencegah kejadian serupa terjadi di masa mendatang dan memastikan keselamatan seluruh karyawan serta pengunjung gedung. "Sebagai tindak lanjut, investigasi lebih lanjut oleh pihak berwenang, lalu juga dilakukan pendataan kerusakan dokumen dan peralatan, dan yang paling penting evaluasi sistem keamanan dan mitigasi risiko kebakaran untuk mencegah kejadian serupa di masa depan," jelas Harison Mocodompis.
Kesimpulan
Kebakaran di gedung Kementerian ATR/BPN menjadi sorotan, namun Menteri Nusron Wahid telah memberikan klarifikasi yang tegas. Meskipun penyebab pasti masih dalam penyelidikan, pihak kementerian memastikan bahwa kejadian ini murni musibah dan bukan upaya menghilangkan barang bukti. Langkah-langkah selanjutnya akan difokuskan pada investigasi menyeluruh dan peningkatan sistem keamanan gedung untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Kecepatan respon tim pemadam kebakaran patut diapresiasi dalam meminimalisir dampak kebakaran.