Kemenhub Fasilitasi Mudik Gratis untuk Disabilitas: 2 Bus Khusus Antar Pemudik Tuna Netra ke Kampung Halaman
Kementerian Perhubungan menyediakan 2 bus mudik gratis khusus penyandang disabilitas, terutama tuna netra, dari Jakarta menuju kampung halaman mereka menjelang Lebaran 2025.

Jakarta, 27 Maret 2025 - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menunjukkan kepeduliannya terhadap penyandang disabilitas dengan menyediakan dua bus mudik gratis khusus untuk mereka yang ingin merayakan Lebaran 2025 bersama keluarga di kampung halaman. Program ini diluncurkan dari Terminal Pulo Gebang, Jakarta, sebagai bagian dari program mudik gratis pemerintah.
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi secara langsung melepas keberangkatan bus-bus tersebut. "Ada dua bus yang disiapkan khusus untuk disabilitas. Kita fasilitasi mereka demi mudik yang aman dan lancar," ujar Menhub Budi Karya Sumadi. Pemerintah berkomitmen untuk memastikan setiap lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, dapat menikmati program mudik gratis ini dengan nyaman dan terjamin.
Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat Indonesia, tanpa terkecuali. Program mudik gratis ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi dan mempermudah perjalanan bagi para pemudik, khususnya penyandang disabilitas yang mungkin menghadapi kendala mobilitas.
Mudik Ramah Disabilitas: Fokus pada Tuna Netra
Pengawas Operasional Terminal Terpadu Pulo Gebang, Mujib Tambrin, menjelaskan bahwa mayoritas penyandang disabilitas yang memanfaatkan program mudik gratis ini adalah tuna netra. "Rata-rata penumpang disabilitas, yakni tuna netra. Untuk yang naik kursi roda, belum tersedia," ungkap Mujib. Hal ini menunjukkan bahwa program ini masih perlu ditingkatkan untuk mengakomodasi berbagai jenis kebutuhan disabilitas di masa mendatang.
Meskipun demikian, kesiapan dua bus khusus ini menjadi langkah awal yang signifikan dalam memberikan aksesibilitas yang lebih baik bagi penyandang disabilitas untuk mudik. Kemenhub berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan pengembangan program ini agar semakin inklusif dan memenuhi kebutuhan semua pemudik.
Setiap bus berkapasitas 40 penumpang yang telah terdata oleh pihak penyelenggara kegiatan (event organizer/EO) dari Kementerian Perhubungan. Data ini memastikan bahwa setiap penumpang yang telah terdaftar dapat terakomodasi dengan baik dan terjamin kepulangannya.
Program Mudik Gratis Kemenhub Lebaran 2025
Selain program mudik gratis khusus disabilitas, Kemenhub juga memberangkatkan 512 bus mudik gratis lainnya dari Jakarta ke berbagai daerah di Indonesia. Total 21.536 orang memanfaatkan program ini. Dari Terminal Pulo Gebang saja, sebanyak 63 bus diberangkatkan, menunjukkan skala besar dari program ini.
Program ini bertujuan untuk meringankan beban pemudik dan memberikan akses transportasi yang mudah dan terjangkau. Kemenhub juga telah menyiapkan sekitar 200 bus untuk mengangkut pemudik kembali ke Jakarta setelah Lebaran, memastikan kepulangan mereka juga terlayani dengan baik.
Program mudik gratis ini tidak hanya sekadar menyediakan transportasi, tetapi juga mencerminkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan pelayanan publik dan memastikan setiap warga negara dapat merayakan hari raya dengan keluarga di kampung halaman.
Dengan adanya program ini, diharapkan pelayanan transportasi publik di Indonesia dapat terus ditingkatkan dan menjadi lebih inklusif bagi semua lapisan masyarakat. Kemenhub berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanannya demi kenyamanan dan keamanan seluruh masyarakat Indonesia.