Lanny Jaya Siap Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis untuk Anak Sekolah
Pemkab Lanny Jaya berkomitmen penuh untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna meningkatkan gizi anak-anak sekolah di wilayah tersebut dengan melibatkan pengusaha lokal.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lanny Jaya, Papua Pegunungan, menyatakan kesiapannya untuk menyukseskan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini diyakini akan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesehatan dan gizi anak-anak di Lanny Jaya. Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom, dan Wakil Bupati Fredi G Tabuni akan secara aktif mensosialisasikan dan mendukung penuh pelaksanaan MBG di wilayah tersebut.
Inisiatif ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap kondisi gizi anak-anak di Papua Pegunungan. Program MBG diharapkan dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi masalah gizi buruk dan meningkatkan kualitas hidup generasi muda Lanny Jaya. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah pusat untuk pemerataan akses terhadap makanan bergizi di seluruh Indonesia.
Pelaksanaan program MBG di Lanny Jaya direncanakan melibatkan pengusaha lokal. Pemkab Lanny Jaya mendorong partisipasi aktif pengusaha asli daerah dalam proses lelang pengelolaan dapur MBG. Hal ini bertujuan untuk memberdayakan ekonomi lokal dan memastikan pengelolaan program MBG berjalan sesuai dengan konteks budaya dan kearifan lokal Lanny Jaya.
Melibatkan Pengusaha Lokal dan Tokoh Masyarakat
Bupati Aletinus Yigibalom menekankan pentingnya melibatkan pengusaha lokal dalam pengelolaan dapur MBG. "Proses lelangnya dari pusat, maka kami mendorong pengusaha asli untuk ikut supaya nantinya mereka yang mengatur proses pemasakan hingga pendistribusian MBG ke sekolah-sekolah," ujarnya. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
Pemilihan pengelola dapur MBG juga mempertimbangkan aspek kearifan lokal. Bupati berharap pengelola dapur berasal dari kalangan masyarakat Lanny Jaya yang memahami kondisi dan budaya setempat. "Kami berharap yang memasak makanan ini perwakilan mama dari didominasi gereja, tokoh pemuda sehingga tidak terjadi masalah," tambah Bupati Aletinus.
Dengan melibatkan tokoh masyarakat dan gereja, diharapkan proses pengadaan dan pendistribusian makanan bergizi dapat berjalan lancar dan diterima baik oleh masyarakat. Hal ini juga penting untuk memastikan kualitas makanan yang disajikan sesuai dengan standar kesehatan dan kebutuhan gizi anak-anak.
Pemilihan koki dan pengelola dapur yang berasal dari Lanny Jaya juga bertujuan untuk menghindari potensi masalah di kemudian hari. Dengan pemahaman yang mendalam tentang budaya dan kondisi daerah, diharapkan program MBG dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
Harapan Keberhasilan Program MBG di Lanny Jaya
Bupati Aletinus Yigibalom berharap program MBG dapat segera terealisasi di Lanny Jaya. Ia optimistis program ini akan memberikan dampak positif bagi kesehatan dan gizi anak-anak sekolah. "Kami berharap proses penerapan MBG ini cepat berjalan sehingga anak-anak sekolah di Lanny Jaya sudah bisa mengkonsumsi (makanan bergizi) sebagai pembantu meningkatkan kesehatan gizi generasi muda di sini," katanya.
Keberhasilan program MBG di Lanny Jaya sangat bergantung pada kerjasama dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengusaha lokal, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat Lanny Jaya. Komitmen dan partisipasi aktif semua pihak sangat penting untuk memastikan program ini berjalan dengan lancar dan mencapai tujuannya.
Program MBG diharapkan tidak hanya memberikan asupan gizi yang cukup bagi anak-anak sekolah, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Lanny Jaya. Dengan anak-anak yang sehat dan bergizi, diharapkan mereka dapat belajar dengan lebih baik dan berkontribusi pada pembangunan daerah di masa depan.
Secara keseluruhan, kesiapan Pemkab Lanny Jaya dalam menyukseskan program MBG menunjukkan komitmen yang kuat terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya generasi muda. Partisipasi aktif pengusaha lokal dan tokoh masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini dalam jangka panjang.