Layanan Kunjungan Khusus Lebaran di Lapas Pamekasan: 1.459 Keluarga Warga Binaan Berkunjung
Lapas Pamekasan membuka layanan kunjungan khusus Lebaran 2025 bagi keluarga warga binaan, dengan total 1.459 pengunjung selama dua hari pertama Lebaran.

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pamekasan, Jawa Timur, memberikan kesempatan istimewa bagi keluarga warga binaan untuk bersilaturahmi selama periode Lebaran 2025. Layanan kunjungan khusus ini diselenggarakan mulai tanggal 1 hingga 3 Syawal 1446 Hijriah, sesuai dengan surat edaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Hal ini memungkinkan keluarga narapidana untuk bertemu sanak saudara mereka yang sedang menjalani masa hukuman di Lapas Pamekasan. Kunjungan tersebut dilaksanakan dengan pengaturan jadwal yang terencana dan pengamanan yang ketat.
Kepala Lapas Kelas IIA Pamekasan, Syukron Hamdani, menjelaskan bahwa layanan kunjungan khusus ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama dimulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIB, sedangkan sesi kedua berlangsung dari pukul 13.00 hingga 15.00 WIB. Untuk menjamin keamanan dan ketertiban selama kunjungan, Lapas Pamekasan bekerja sama dengan aparat keamanan dari Polres Pamekasan dan Kodim 0826 Pamekasan. Kerja sama ini menunjukkan komitmen Lapas Pamekasan dalam memberikan layanan yang aman dan tertib bagi para pengunjung.
Dalam pelaksanaan kunjungan, terdapat pembagian jadwal yang sistematis. Pada hari pertama dan kedua Lebaran, kunjungan diprioritaskan bagi keluarga warga binaan yang berasal dari Madura. Sedangkan pada hari ketiga, kunjungan dibuka untuk keluarga warga binaan yang berasal dari luar Madura. Langkah ini bertujuan untuk mengatur jumlah pengunjung dan memastikan kelancaran proses kunjungan. Jumlah pengunjung yang tercatat hingga hari kedua Lebaran mencapai angka yang signifikan, menunjukkan antusiasme keluarga warga binaan untuk bertemu sanak saudara mereka.
Kunjungan Lebaran di Lapas Pamekasan: Antusiasme Tinggi dari Keluarga Warga Binaan
Berdasarkan data yang disampaikan oleh Kepala Lapas Pamekasan, Syukron Hamdani, tercatat sebanyak 1.459 orang pengunjung telah mengunjungi Lapas Pamekasan selama dua hari pertama Lebaran. Rinciannya, pada hari pertama terdapat 668 pengunjung, dan pada hari kedua jumlahnya meningkat menjadi 791 pengunjung. Angka ini menunjukkan tingginya antusiasme keluarga warga binaan untuk memanfaatkan layanan kunjungan khusus Lebaran yang disediakan oleh Lapas Pamekasan. Hal ini juga menandakan pentingnya peran keluarga dalam memberikan dukungan moral kepada warga binaan selama menjalani masa pembinaan.
Selain itu, Lapas Pamekasan juga berencana membuka layanan kunjungan khusus pada tanggal 7 Syawal 1446 Hijriah, bertepatan dengan perayaan Lebaran Ketupat. Tradisi Lebaran Ketupat merupakan tradisi penting bagi masyarakat Madura, dan Lapas Pamekasan berupaya untuk mengakomodasi tradisi tersebut. Dengan dibukanya layanan kunjungan khusus pada tanggal tersebut, diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih luas bagi keluarga warga binaan untuk merayakan Lebaran Ketupat bersama.
Kunjungan Lebaran di Lapas Pamekasan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memberikan hak-hak dasar bagi warga binaan, termasuk hak untuk bertemu dan menjalin silaturahmi dengan keluarga. Layanan kunjungan yang terorganisir dan aman ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi warga binaan dan keluarga mereka. Semoga momen Lebaran ini dapat mempererat ikatan keluarga dan memberikan semangat baru bagi warga binaan dalam menjalani proses pembinaan.
Pengamanan Ketat Selama Kunjungan
Demi menjaga keamanan dan ketertiban selama kunjungan Lebaran, Lapas Pamekasan bekerja sama dengan pihak kepolisian dan TNI. Kerja sama ini merupakan langkah penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan memastikan proses kunjungan berjalan lancar. Kehadiran aparat keamanan memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengunjung dan petugas Lapas Pamekasan.
Dengan adanya pengamanan yang ketat, diharapkan dapat meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban selama kunjungan berlangsung. Hal ini juga menunjukkan komitmen Lapas Pamekasan dalam memberikan pelayanan yang optimal dan bertanggung jawab kepada seluruh pihak yang terlibat. Pengamanan yang terintegrasi antara Lapas Pamekasan, Polres Pamekasan, dan Kodim 0826 Pamekasan menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama kunjungan Lebaran.
Sistem pengamanan yang diterapkan juga mencakup pengawasan ketat terhadap barang bawaan pengunjung untuk mencegah penyelundupan barang terlarang ke dalam Lapas. Prosedur pemeriksaan yang teliti dan sistematis menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas Pamekasan. Semua upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa kunjungan Lebaran berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.
Dengan adanya kerja sama dan pengamanan yang terintegrasi ini, diharapkan kunjungan Lebaran di Lapas Pamekasan dapat berjalan dengan lancar dan aman. Hal ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi warga binaan dan keluarga mereka, khususnya selama momen Lebaran.
Kesimpulan: Layanan kunjungan khusus Lebaran di Lapas Pamekasan menunjukkan komitmen dalam memberikan hak warga binaan untuk bersilaturahmi dengan keluarga, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban. Suksesnya kunjungan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi proses pembinaan warga binaan.