Lonjakan Pengguna Tol Sibanceh Capai 141 Persen Selama Libur Lebaran
Jalan Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) mengalami lonjakan pengguna hingga 141 persen selama periode mudik Lebaran 2024, dengan Gerbang Tol Padang Tiji menjadi yang tersibuk.

Banda Aceh, 5 April 2024 - PT Hutama Karya (Persero) mencatat peningkatan signifikan pada jumlah kendaraan yang melintasi Jalan Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) selama periode mudik Lebaran 2024. Dari data yang dihimpun, tercatat 83.270 unit kendaraan melintas sejak H-7 hingga H+2 Lebaran, menunjukkan kenaikan volume lalu lintas (VLL) sebesar 141 persen dibandingkan hari-hari biasa. Lonjakan ini terjadi pada periode Senin (24 Maret) hingga Kamis (3 April 2024).
Branch Manager Tol Sibanceh PT Hutama Karya, Totok Masyadi, menjelaskan bahwa peningkatan ini cukup signifikan. Jumlah kendaraan yang melintas setiap harinya mencapai angka yang cukup tinggi, antara 11.765 hingga 13.452 unit. Meskipun terjadi peningkatan yang drastis, Totok memastikan bahwa arus lalu lintas tetap lancar berkat standar siaga layanan yang diterapkan.
"Selama periode H-7 Lebaran atau Senin (24/03) hingga Kamis (03/04) terjadi peningkatan sebesar 141 persen dibandingkan lalu lintas normal," ungkap Totok Masyadi dalam keterangan persnya di Banda Aceh, Jumat (5/4).
Distribusi Kendaraan dan Gerbang Tol Tersibuk
Dari total kendaraan yang melintas, sebanyak 99 persen merupakan kendaraan golongan I. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menggunakan jalan tol Sibanceh selama periode mudik Lebaran. Gerbang Tol (GT) Padang Tiji tercatat sebagai gerbang tol tersibuk, meskipun hanya beroperasi secara fungsional selama 9 jam per hari. GT Padang Tiji mencatat total kendaraan sebanyak 27.429 unit, atau sekitar 33 persen dari seluruh trafik lalu lintas di Tol Sibanceh.
Meskipun terjadi peningkatan yang signifikan, pihak pengelola jalan tol memastikan bahwa layanan tetap berjalan lancar. Sistem manajemen lalu lintas yang diterapkan mampu mengantisipasi lonjakan kendaraan dan mencegah terjadinya kemacetan parah. Hal ini menunjukkan kesiapan dan efektivitas pengelolaan jalan tol Sibanceh dalam menghadapi periode puncak arus mudik.
Totok juga menambahkan bahwa kesuksesan pengelolaan lalu lintas ini tak lepas dari penerapan standar siaga layanan yang komprehensif. Standar tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari kesiapan petugas, perawatan jalan, hingga sistem manajemen lalu lintas yang terintegrasi.
Seksi Tol yang Dioperasikan dan Imbauan Kepada Pemudik
Untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran Idul Fitri, Hutama Karya mengoperasikan lima seksi bertarif di Tol Sibanceh sepanjang 48,5 km, serta satu seksi fungsional tanpa tarif di Padang Tiji-Seulimeum sepanjang 23,95 km. Seksi fungsional ini dibuka untuk para pemudik dari tanggal 24 Maret hingga 10 April 2024, beroperasi pukul 08.00-17.00 WIB.
Totok menyampaikan imbauan kepada para pemudik agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas di jalan tol. Kecepatan maksimal di jalur bertarif adalah 100 km/jam, sedangkan di jalur fungsional dibatasi 60 km/jam. Pemudik juga diimbau untuk tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam keadaan darurat, dan memastikan saldo Uang Elektronik (UE) mencukupi sebelum memasuki gerbang tol untuk menghindari antrean dan hambatan.
Pihak pengelola juga menekankan pentingnya keselamatan berkendara. Pemudik dihimbau untuk selalu waspada, menjaga jarak aman dengan kendaraan lain, dan menghindari mengemudi dalam kondisi lelah. Dengan kerjasama dan kepatuhan dari seluruh pengguna jalan, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran dapat berjalan lancar dan aman.
Kesimpulannya, peningkatan signifikan pengguna Tol Sibanceh selama libur Lebaran menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap infrastruktur jalan tol yang semakin baik dan terintegrasi. Namun, keberhasilan dalam mengelola lonjakan pengguna ini juga berkat kesiapan dan strategi pengelola jalan tol dalam mengantisipasi peningkatan volume kendaraan.