Lonjakan Penumpang di Terminal ALBN Sungai Ambawang Capai 75 Persen Jelang Lebaran
Terminal ALBN Sungai Ambawang di Kalimantan Barat mengalami peningkatan signifikan jumlah penumpang hingga 75 persen menjelang Lebaran 2025, dengan puncak arus mudik diperkirakan pada H-3 Lebaran.

Terminal Antar Lintas Batas Negara (ALBN) Sungai Ambawang di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, mengalami lonjakan signifikan jumlah penumpang menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M. Peningkatan ini mencapai 75 persen dibandingkan hari-hari biasa, dengan jumlah penumpang mencapai 900 orang sejak H-5 Lebaran. Hal ini menunjukkan tingginya animo masyarakat untuk mudik dan merayakan Lebaran bersama keluarga.
Kepala Terminal ALBN Sungai Ambawang, Hanum Siwi Hapsari, menjelaskan lonjakan penumpang ini terjadi sejak lima hari sebelum Lebaran. Pihak terminal telah mengantisipasi lonjakan tersebut dengan mempersiapkan berbagai hal untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan penumpang. Meskipun peningkatan jumlah penumpang signifikan, operasional terminal tetap berjalan lancar berkat koordinasi dan pemantauan yang intensif.
Lonjakan penumpang ini menunjukkan meningkatnya mobilitas masyarakat Kalimantan Barat menjelang perayaan Idul Fitri. Hal ini juga menjadi indikator penting bagi pemerintah daerah dalam merencanakan dan meningkatkan infrastruktur transportasi untuk menghadapi lonjakan penumpang di masa mendatang. Dengan meningkatnya jumlah pemudik, pihak terminal berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan memastikan keamanan serta kenyamanan para penumpang.
Layanan Transportasi di Terminal ALBN Sungai Ambawang
Untuk melayani lonjakan penumpang, sebanyak 50 bus beroperasi di Terminal ALBN Sungai Ambawang. Beragam jenis bus tersedia, mulai dari bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), hingga bus Antar Lintas Negara (ALBN). Keberagaman jenis bus ini menunjukkan komitmen pihak terminal dalam menyediakan pilihan transportasi yang sesuai dengan kebutuhan penumpang.
Bus ALBN melayani rute internasional menuju Kuching, Malaysia, memberikan akses mudah bagi masyarakat yang ingin mengunjungi negara tetangga. Sementara itu, bus AKDP melayani rute domestik menuju Nanga Pinoh dan Sintang, di Kalimantan Barat. Sedangkan bus AKAP melayani rute antar provinsi menuju Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.
Dengan tersedianya berbagai jenis dan rute bus, Terminal ALBN Sungai Ambawang menjadi pusat transportasi penting bagi masyarakat Kalimantan Barat, khususnya menjelang musim mudik Lebaran. Hal ini menunjukkan peran vital terminal dalam menghubungkan berbagai daerah dan memfasilitasi mobilitas penduduk.
Antisipasi Lonjakan Penumpang dan Kesiapan Terminal
Hanum Siwi Hapsari memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada H-3 Lebaran, sementara puncak arus balik diperkirakan pada H+6. Pihak terminal telah melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang ini, termasuk pemantauan dan koordinasi yang ketat untuk memastikan operasional terminal berjalan lancar.
"Menghadapi lonjakan ini, kami terus melakukan pemantauan dan koordinasi agar operasional berjalan lancar serta kenyamanan penumpang tetap terjaga," kata Hanum Siwi Hapsari.
Upaya ini menunjukkan komitmen pihak terminal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada penumpang. Dengan memastikan kelancaran arus transportasi, pihak terminal berupaya memberikan perjalanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan Lebaran bersama keluarga.
Selain itu, pihak terminal juga memastikan ketersediaan fasilitas pendukung seperti toilet, ruang tunggu, dan keamanan untuk kenyamanan para penumpang. Hal ini menunjukkan kesiapan terminal dalam menghadapi lonjakan penumpang dan memberikan pelayanan prima.
Kesimpulan
Peningkatan jumlah penumpang di Terminal ALBN Sungai Ambawang sebesar 75 persen menjelang Lebaran 2025 menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat Kalimantan Barat. Pihak terminal telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan penumpang selama musim mudik dan balik Lebaran. Dengan berbagai jenis bus yang melayani berbagai rute, Terminal ALBN Sungai Ambawang berperan penting dalam konektivitas antar daerah di Kalimantan Barat dan bahkan internasional.