Mentawai Bidik Pendapatan Pariwisata Rp15 Miliar di 2025
Pemerintah Kabupaten Mentawai, Sumatera Barat, optimistis sektor pariwisata akan menyumbang Rp15 miliar pada pendapatan daerah di tahun 2025 melalui berbagai strategi pengembangan.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, memasang target ambisius: meraih pendapatan Rp15 miliar dari sektor pariwisata pada tahun 2025. Target ini diumumkan di Mentawai pada Kamis, 27 Februari 2025, oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga Kabupaten Kepulauan Mentawai, Laurensius Saruruk. Langkah-langkah strategis telah disiapkan untuk mencapai tujuan tersebut, melibatkan optimalisasi pengelolaan destinasi wisata, peningkatan infrastruktur, dan penguatan regulasi perizinan usaha wisata.
Menurut Laurensius, keberhasilan strategi ini akan memberikan dampak positif langsung kepada masyarakat lokal. Pemkab Mentawai menyadari pentingnya keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dari sektor pariwisata dengan pelestarian budaya dan lingkungan. Hal ini mengingat budaya lokal merupakan daya tarik utama pariwisata Mentawai, selain keindahan alam dan ombak yang terkenal di kalangan peselancar.
"Kami berupaya mengoptimalkan pengelolaan destinasi wisata, meningkatkan infrastruktur pendukung, serta memperkuat regulasi terkait perizinan usaha wisata agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat lokal," ujar Laurensius. Ia menekankan bahwa pengembangan pariwisata Mentawai tidak akan mengabaikan warisan budaya daerah tersebut.
Strategi Penguatan Pariwisata Mentawai
Untuk mencapai target pendapatan yang dicanangkan, Pemkab Mentawai telah merumuskan beberapa strategi kunci. Salah satu fokus utama adalah penguatan kelembagaan kepariwisataan. Kelembagaan ini diartikan sebagai integrasi antara pelaku wisata dan mekanisme operasional di bidang kepariwisataan. Penguatan ini diharapkan mampu menciptakan sinergi yang lebih efektif dalam pengelolaan sektor pariwisata.
Lebih lanjut, Pemkab Mentawai juga mendorong kolaborasi antar berbagai pihak terkait. "Kami juga mendorong adanya kolaborasi antara semua pihak terkait pariwisata karena untuk membangun sektor ini, tidak bisa jalan sendiri," tegas Laurensius. Kolaborasi ini akan mencakup aspek perizinan, pengelolaan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat lokal. Dengan demikian, diharapkan pengelolaan pariwisata di Mentawai akan lebih terintegrasi dan berkelanjutan.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk bekerja sama dengan pelaku industri wisata untuk meningkatkan sinergi dalam pengelolaan destinasi wisata. Hal ini meliputi perizinan, pengelolaan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat lokal. Kerja sama ini diharapkan mampu memaksimalkan potensi pariwisata Mentawai dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Mentawai: Surga Selancar dan Budaya
Mentawai dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Sumatera Barat, khususnya bagi para peselancar. Sebagian besar wisatawan yang berkunjung ke Mentawai adalah wisatawan asing, terutama dari Australia. Data dari Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga Kabupaten Kepulauan Mentawai menunjukkan bahwa jumlah wisatawan surfing pada tahun 2024 mencapai sekitar enam ribu orang. Sementara itu, hingga Januari 2025, jumlah kunjungan wisatawan telah mencapai sekitar 90 orang.
Potensi pariwisata Mentawai yang besar ini menjadi dasar optimisme Pemkab Mentawai dalam mencapai target pendapatan Rp15 miliar pada tahun 2025. Dengan strategi yang tepat dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan pelaku industri wisata, target tersebut diharapkan dapat tercapai, sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Mentawai.
Keberhasilan ini akan bergantung pada keberlanjutan pengelolaan destinasi wisata, yang memperhatikan aspek lingkungan dan budaya lokal. Dengan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian alam serta budaya, Mentawai dapat terus menjadi destinasi wisata yang menarik dan berkelanjutan.
Target pendapatan Rp15 miliar dari sektor pariwisata pada tahun 2025 merupakan tantangan sekaligus peluang bagi Mentawai. Dengan perencanaan yang matang dan kerja sama yang solid, Mentawai dapat mewujudkan target tersebut dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya melalui sektor pariwisata yang berkelanjutan.