Mudik Lebaran: 1.100 Pemudik Berangkat dari Tanjung Priok via PELNI
PT PELNI Cabang DKI Jakarta memberangkatkan 1.100 pemudik dari Tanjung Priok menuju Kijang, Batam, dan Belawan menggunakan KM Ngappulu untuk mudik Lebaran 1446 H, meningkat 30% dari hari biasa.

Sebanyak 1.100 pemudik telah diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Senin, 24 Maret 2024, menggunakan Kapal Motor (KM) Ngappulu milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI). KM Ngappulu, yang disediakan khusus untuk membantu angkutan mudik Lebaran 1446 Hijriah, mengangkut para pemudik menuju Kijang, Batam, dan Belawan. Keberangkatan ini menandai peningkatan signifikan dalam volume penumpang dibandingkan hari-hari biasa.
Kepala Cabang PELNI DKI Jakarta, Dicky Dermawan, menyatakan bahwa dari 2.000 tempat duduk yang tersedia di KM Ngappulu, sebanyak 1.100 telah terisi. Hal ini menunjukkan peningkatan volume penumpang hingga 30 persen dibandingkan hari normal. Peningkatan ini menunjukkan tingginya animo masyarakat untuk mudik menggunakan jalur laut pada Lebaran tahun ini.
Penggunaan KM Ngappulu sebagai kapal tambahan untuk jalur Batam dan Belawan menjadi solusi untuk memenuhi tingginya permintaan selama periode mudik. Biasanya, rute tersebut dilayani oleh KM Kelud yang melayani trayek Tanjung Pinang, Batam, dan Belawan. Penambahan kapal ini memastikan kelancaran arus mudik Lebaran dan memberikan kenyamanan bagi para pemudik.
KM Ngappulu: Kapal Tambahan Mudik Lebaran
Dicky Dermawan menegaskan bahwa KM Ngappulu memang sengaja ditambahkan sebagai armada khusus untuk membantu kelancaran arus mudik Lebaran. Kapal ini menjadi tambahan armada untuk melayani rute yang biasanya dilayani oleh KM Kelud. Dengan adanya KM Ngappulu, diharapkan dapat mengurangi kepadatan dan memberikan pilihan tambahan bagi para pemudik yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman.
PELNI telah mempersiapkan sembilan kapal penumpang untuk melayani mudik Lebaran tahun ini. Sembilan kapal tersebut terdiri dari satu kapal dengan kapasitas 3.000 penumpang, enam kapal berkapasitas 2.000 penumpang, dan dua kapal dengan kapasitas 1.000 penumpang. Kesembilan kapal tersebut antara lain KM Ciremai, KM Dobonsolo, KM Gunung Dempo, KM Labobar, KM Tidar, KM Kelud, KM Bukit Raya, KM Ngappulu, dan KM Kelimutu.
Sebelum dioperasikan, seluruh kapal telah menjalani ramp check atau uji petik oleh Marine Inspector dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP). Hal ini untuk memastikan kelaikan dan keamanan kapal selama perjalanan, sehingga para pemudik dapat merasa aman dan nyaman selama perjalanan mudik.
Keselamatan dan Kenyamanan Pemudik Menjadi Prioritas
PT PELNI berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan memastikan keselamatan serta kenyamanan para pemudik selama perjalanan mudik Lebaran. Dengan menyediakan kapal tambahan dan melakukan pengecekan kelaikan kapal, PELNI berupaya untuk memberikan solusi transportasi laut yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan Idul Fitri di kampung halaman.
Peningkatan jumlah penumpang yang signifikan pada KM Ngappulu menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan PELNI. Hal ini juga menjadi bukti bahwa transportasi laut tetap menjadi pilihan utama bagi sebagian masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik Lebaran.
Dengan kesiapan yang matang dan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik, PELNI siap mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 1446 Hijriah. Semoga perjalanan mudik para penumpang berjalan lancar dan selamat sampai tujuan.
Catatan: Seluruh kapal yang dioperasikan telah melalui proses ramp check untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang.