Pemkab Kobar Jamin Keamanan Arus Balik Lebaran 2025
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) perkuat sinergi dengan TNI/Polri untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus balik Lebaran 2025, menindak tegas praktik percaloan tiket.

Palangka Raya, 4 April 2024 - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, memastikan keamanan dan kelancaran arus balik Lebaran 2025. Bupati Kobar, Nurhidayah, memimpin rapat terbatas yang melibatkan TNI, Polri, dan instansi terkait untuk membahas strategi pengamanan dan penindakan tegas terhadap praktik-praktik ilegal.
Rapat tersebut membahas evaluasi dan langkah-langkah strategis untuk mengatasi berbagai potensi masalah dalam angkutan penumpang, khususnya moda transportasi laut dan udara. Fokus utama adalah memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama periode arus balik Lebaran. Bupati Nurhidayah menekankan pentingnya sinergi antar instansi untuk mencapai tujuan tersebut.
"Pemkab Kobar bersama TNI dan Polri serta instansi penyelenggara terus berupaya secara optimal agar pelaksanaan angkutan Lebaran tahun ini berjalan aman dan lancar," kata Bupati Nurhidayah di Pangkalan Bun, Jumat. Ia juga menegaskan komitmen untuk menindak tegas praktik pemalsuan tiket dan percaloan yang merugikan masyarakat.
Sinergi Antar Instansi untuk Keamanan Arus Balik
Dalam rapat terbatas yang dipimpin Bupati Nurhidayah, berbagai upaya untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan penumpang dibahas secara intensif. Semua pihak yang hadir menyatakan kesiapan penuh untuk memastikan kelancaran arus balik Lebaran di Kotawaringin Barat. Koordinasi yang kuat dan kolaborasi yang baik diyakini akan menjadi kunci keberhasilan dalam mengamankan arus balik Lebaran 2025.
"Dengan koordinasi yang kuat serta sinergi dan kolaborasi yang baik, kami optimis angkutan Lebaran tahun ini dapat berjalan dengan sukses, aman, dan lancar," ujar Bupati Nurhidayah dengan penuh keyakinan. Pernyataan ini menunjukkan komitmen Pemkab Kobar untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama periode arus balik Lebaran.
Penekanan pada penindakan tegas terhadap praktik percaloan dan pemalsuan tiket menjadi poin penting dalam rapat tersebut. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam melindungi masyarakat dari praktik-praktik yang merugikan tersebut. "Kami berharap TNI dan Polri dapat bertindak tegas terhadap oknum-oknum yang melakukan praktik percaloan maupun pemalsuan tiket, karena ini sangat merugikan masyarakat," tegas Bupati Nurhidayah.
Polda Kalteng Siapkan Posko Pengamanan Lebaran
Sebagai bentuk dukungan terhadap keamanan Lebaran 2025, Polda Kalimantan Tengah telah mendirikan 48 posko Operasi Ketupat Telabang 2025 yang tersebar di 13 kabupaten dan satu kota di provinsi tersebut. Hal ini menunjukkan kesiapan Polda Kalteng dalam mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran.
Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Erlan Munaji, menyatakan bahwa sebanyak 1.864 personel dilibatkan dalam pengamanan mudik tahun ini dan selalu siaga. Kehadiran posko-posko tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya kriminalitas dan memberikan pelayanan kepada para pemudik.
Distribusi posko di berbagai wilayah Kalimantan Tengah cukup merata, dengan Kota Palangka Raya memiliki empat posko, Kapuas tiga posko, dan seterusnya. Khusus untuk Kotawaringin Barat, terdapat lima posko yang siap memberikan pelayanan dan bantuan kepada para pemudik.
"Semua posko yang tersebar ini selalu aktif untuk memberikan pelayanan bagi para pemudik Lebaran 2025, jadi para pemudik jangan sungkan untuk beristirahat di posko pengamanan atau bertanya di posko tersebut," jelas Kombes Pol Erlan Munaji. Hal ini menunjukkan komitmen Polda Kalteng untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama periode mudik dan balik Lebaran.
Dengan adanya sinergi yang kuat antara Pemkab Kobar, TNI, Polri, dan instansi terkait, diharapkan arus balik Lebaran 2025 di Kotawaringin Barat dapat berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.