Pidie Jaya Sambut Pulang 8 Pasien ODGJ yang Sembuh
Pemerintah Pidie Jaya menyambut delapan pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang telah sembuh dari RSJ Aceh, menekankan pentingnya dukungan keluarga dan masyarakat dalam pemulihan.

Delapan pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) telah kembali ke Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, setelah dinyatakan sembuh secara klinis dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh. Kedelapan pasien, terdiri dari lima laki-laki dan tiga perempuan, disambut hangat oleh Penjabat Bupati Pidie Jaya, Dr. H. Teuku Ahmad Dadek, di halaman Pendapa Bupati pada 23 Januari 2023.
Penjabat Bupati menekankan pentingnya penerimaan masyarakat dan menepis stigma negatif terhadap pasien ODGJ yang telah sembuh. Ia mengingatkan bahwa pengobatan pasien ODGJ tidak berhenti di rumah sakit, konsistensi minum obat dan dukungan lingkungan sangat krusial agar pasien tidak kambuh. Keberhasilan pemulihan mereka sangat bergantung pada peran aktif keluarga dan masyarakat.
Kedatangan pasien disambut langsung oleh Bupati bersama Muspida, Dinas Kesehatan, Camat, perwakilan desa, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dan tim pendamping kesehatan jiwa dari desa masing-masing. Tim RSJ Aceh, yang dipimpin oleh Dr. Yessy, turut mendampingi proses pemulangan ini.
Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya memberikan paket sembako dan perlengkapan lainnya kepada setiap pasien. Bantuan ini bertujuan meringankan beban keluarga dan memastikan kenyamanan pasien dalam beradaptasi kembali ke lingkungan masyarakat.
Komitmen Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya terhadap peningkatan layanan kesehatan jiwa juga terlihat dari upaya penguatan peran desa dalam pendampingan pasien. Hal ini penting karena pasien ODGJ, meskipun dinyatakan sembuh secara klinis, tetap memerlukan pengawasan dan dukungan untuk menjaga kestabilan kondisi mental mereka.
Menurut Dr. Yessy, Ketua Tim RSJ Aceh, semua pasien menyatakan lebih nyaman berada di rumah bersama keluarga. Ia menekankan perlunya pendampingan, pengawasan, dan dukungan berkelanjutan untuk mencegah kekambuhan. Cinta dan perhatian keluarga serta masyarakat menjadi kunci kesuksesan pemulihan total pasien.
Dr. Yessy juga mengapresiasi komitmen Pemkab Pidie Jaya dalam mendukung pemulihan pasien ODGJ. Acara penyerahan pasien ini dianggap sebagai momentum penting untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap ODGJ yang telah sembuh.
Pemulangan pasien ODGJ ini bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pemulihan kesehatan jiwa. Harapannya, dengan dukungan penuh, para pasien dapat menjalani kehidupan yang lebih baik dan terintegrasi kembali ke dalam masyarakat.